KOTA CIREBON, (FC).- Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) adalah organisasi nirlaba berbasis kelompok sesama ibu menyusui. dengan tujuan menyebarluaskan pengetahuan dan informasi tentang menyusui serta meningkatkan angka ibu menyusui di Indonesia.
Berdiri pada tanggal 21 April 2007, saat ini AIMI terdapat di 19 daerah/provinsi yakni Aceh, Sumatra Utara, Bangka Belitung, Sumatra Barat, Jambi, Lampung, Kepulauan Riau, Sumatra Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, dan Pusat (DKI Jakarta).
Serta memiliki cabang di 10 kotamadya/kabupaten di luar Ibu Kota Provinsi yakni Depok, Cirebon, Bekasi, Bogor, Solo, Purwokerto, Bantul, Malang, Sorowako, dan Madiun. Sedangkan Sekretariat AIMI berkedudukan di DKI Jakarta.
Di Cirebon sendiri, AIMI Cabang Cirebon telah menginjak usia satu dekade. Dengan ditandai digelarnya Seminar dan Talk Show, bertempat di Gedung DKUKMPP, Jalan Cipto Mangunkusumo Kota Cirebon.
Ketua AIMI Cabang Cirebon dr Diah Vita Wihartanti MARS menyampaikan, kalau ibarat anak-anak AIMI Cirebon sudah lulus ASI, sudah sekolah SD, sudah sunat dan lainnya. Ini menandakan AIMI Cirebon dalam masa- masa pertumbuhan dan perkembangan.
“10 tahun yang lalu kami ada bermula dari sekumpulan ibu-ibu yang bertekad dapat menyusui buah hati kami, dan pada saat itu belum banyak informasi tentang menyusui yang bisa kami dapatkan. Atas niat tersebut kami membentuk AIMI cirebon, yang mengedukasi tentang menyusui,” jelasnya, Sabtu (29/1).
Bertumbuh dan berkembang layaknya manusia, pihaknya terus beradaptasi dengan perkembangan terbaru, terkait ibu dan buah hati. Kami juga terus dinamis menghadapi masa pandemi, dengan mengadakan kelas-kelas edukasi ASI dan MPASI secara online bagi peserta seluruh Indonesia.
“Ini adalah kali pertama AIMI cirebon mengadakan seminar baik luring maupun daring, setelah pandemi. Dan hari ini kemeriahan HUT kami yang bertepatan ke-10 tahun.” imbuhnya.
Pihaknya bersyukur, selama perjalanan satu dekade AIMI Cirebon, telah berkolaborasi dengan institusi pemerintah, puskemas, komunitas, lembaga swadaya masyarakat, kader bukan hanya di Cirebon, tetapi di Ciayumajakuning hingga AIMI seluruh Indonesia.
“Hari ini dengan bangga kami mempersembahkan seminar berjudul “Dedikasi untuk Ibu dan Buah Hati”. Materi mulai dari kesehatan saat kehamilan, melahirkan, menyusui dan tumbuh kembang anak. Mudah-mudahan menjadi bekal bagi semuanya, tidak hanya bagi ibu, tetapi juga sistem pendukung lainya yaitu ayah, kakek, nenek, tante, om, demi investasi generasi gemilang,” tuturnya.
Pihaknya juga berharap, kegiatan hari ini juga dapat mendukung program pemerintah, untuk percepatan penurunan angka stunting, dengan mengoptimalkan 1000 hari pertama pertumbuhan bayi.
“Semoga AIMI Cirebon selalu diberikan kemudahan dalam mengedukasi, dan semoga hari ini menjadi satu langkah lebih maju untuk dekade-dekade berikutnya,” pungkasnya.
Sementara dalam Seminar dan Talk Show ini hadir sebagai pembicara atau pemateri adalah Dr Wawan SpKO yang membahas persiapaan fisik ibu untuk melahirkan normal dan seksio sesarea (SC).
Kemudian Citra Sabrina M.Psi membahas deteksi dini masalah perkembangan pada anak. Dr Sulaeman Sp.OG membahas metode melahirkan minim nyeri kaitannya dengan keberhasilan menyusui. Dan Dr Suci Saptyuni Permadi membahas trik dan tips keberhasilan menyusui. (Agus)
















































































































Discussion about this post