MAJALENGKA, (FC).– Personel Satlantas Polres Majalengka terus mendistribusikan logistik ke korban bencana gempa Cianjur. Mereka berusaha untuk menjangkau dan menembus setiap jengkal wilayah yang berada di pelosok desa terkena dampak pasca terjadinya gempa bumi itu.
Bantuan yang diberikan meliputi obat-obatan, bahan makanan, pakaian, perlengkapan bayi hingga perlengkapan yang diperlukan dalam sehari-hari. Kehadiran kepolisian dari Polres Majalengka ini pun disambut positif oleh masyarakat yang berada di pelosok desa.
Kapolres Majalengka, AKBP Edwin Affandi, didampingi Kasat Lantas, AKP Ngadiman mengatakan, pendistribusian logistik bantuan dari Polres Majalengka dengan menggunakan motor trail ini dilakukan karena kurang disentuhnya beberapa wilayah yang ada di pelosok Cianjur.
Hal tersebut, menurut kapolres, lantaran bantuan untuk para korban gempa tersebut tersendat akibat dari akses jalan yang tidak memungkinkan ditembus dengan kendaraan roda empat.
Personel yang dipimpin langsung oleh KBO Satlantas Polres Majalengka, Ipda Toni Margianto ini bergerak menuju titik lokasi pengungsian yang ada dipelosok menggunakan sejumlah unit motor trail. Mereka menempuh jarak sejauh beberapa kilometer dari Jalan KH Abdullah Bin Nuh, Cianjur.
Meski melewati jalanan yang terjal dan rusak, anggota kepolisian yang bertugas dari Kota Angin ini, tetap pantang menyerah menuju titik pertama distribusi logistik yakni Kampung Cigagak, Desa Cibodas, Cianjur.
“Kondisi para korban gempa yang terdiri dari dewasa dan anak anak disini terlihat memprihatinkan. Selain mengirimkan bantuan logistik, kami juga membawa tim trauma healing. Tim ini bertugas untuk memberikan terapi penyembuhan agar korban gempa tidak trauma,” ujarnya, Kamis (1/12).
Bantuan pendistribusian untuk korban gempa bumi Cianjur tersebut, diharapkan semoga bermanfaat. Selain itu, ditambahkan dia, petugas kepolisian juga terus memberikan motivasi kepada korban terdampak gempa bumi Cianjur agar tetap semangat di tengah bencana yang dihadapi.
Sementara itu, para korban gempa mengaku hingga sekarang ini masih mengalami ketakutan untuk kembali ke rumah. Karena rumah mereka (tempat tinggal) terdapat kerusakan akibat guncangan gempa bumi magnitudo 5,6 skala richter.
“Kami ucapkan terimakasih kepada Pak Polisi dari Satlantas Polres Majalengka yang telah jauh jauh menyempatkan menengok kami. Terutama dengan bantuan yang sangat kami butuhkan,” ucap sejumlah warga korban gempa Cianjur. (Munadi)













































































































Discussion about this post