KOTA CIREBON, (FC).- BPJS Ketenagakerjaan terus berupaya mempermudah layanan secara digital.
Salah satunya melalui aplikasi Jamsostek Mobile Online (JMO) yang diluncurkan pertengahan tahun 2021 lalu.
JMO merupakan pengembangan dari aplikasi BPSTKU dan Lapak Asik (Layanan Tanpa Kontak Fisik) yang sudah ada sejak awal pandemi tahun 2020.
Sebelumnya, peserta yang mengajukan klaim JHT secara online, masih harus menunggu 2-3 hari untuk proses pencairannya.
Tetapi kini peserta BPJS Ketenagakerjaan bisa mencairkan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) dalam hitungan menit lewat aplikasi JMO.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Cirebon, Sudarwoto berharap perusahaan-perusahaan peserta BP Jamsostek dapat mensosialisasikan aplikasi JMO in ikepada seluruh karyawannya.
Hal tersebut disampaikan Sudarwoto saat sosialisasi Jamsostek Mobile yang dihadiri ratusan peserta perwakilan dari perusahaan terkemuka di wilayah III Cirebon.
Sudarwoto mengatakan, kehadiran Jamsostek Mobile sangat memudahkan peserta dalam memenuhi kebutuhan layanan tanpa harus datang ke kantor dan menunggu antrian panjang.
“Saya yakin peserta asuransi swasta pun belum ada yang bisa hari itu klaim maka saat itu juga dia menerima uangnya,” jelas Sudarwoto.
“Nah inilah yang akan disosialisasikan agar perusahaan bisa menginformasikan kepada karyawannya dan mengakses dengan mengunduh aplikasi JMO ini,” tambahnya.
Selain proses pencairan klaim yang lebih cepat, aplikasi JMO ini menghadirkan banyak fitur seperti, pengkinian data, cek saldo, simulasi saldo JHT dan JP, kemudahan daftar dan pembayaran iuran segmen BPU.
Selain itu juga terdapat fitur pengaduan, laporan, dan informasi manfaat program, kartu digital, berita, lokasi kanal pembayaran, serta pengajuan dan lacak klaim JHT.
Tak hanya itu, JMO ini juga memuat fitur promo dari para mitra merchant. Para peserta BPJS Ketenagakerjaan pengguna aplikasi JMO bisa mendapat benefit berupa ptongan diskon produk barang dan jasa dari para merchant tersebut.
Aplikasi JMO bisa diunduh gratis di Google Playstore. Sampai saat ini, terlihat jumlah orang yang sudah mendownload aplikasi JMO sudah mencapai 10 juta.
Untuk wilayah kerja Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Cirebon sendiri, Sudarwoto menyebutkan sudah ada sekitar 37 ribu pengguna JMO.
“Sampai triwulan satu ini dari target 52 ribu, kita sudah 37 ribu. Artinya 70 persen yang mengaksesnya. Itu yang 36 ribu adalah peserta yang masih aktif. Kami optimis 100 persen harus tercapai di tahun ini,” ujarnya. (Andriyana)















































































































Discussion about this post