INDRAMAYU, (FC).- Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menyoroti kekurangan guru di Kabupaten Indramayu, perihal ini diungkapkan Wagub Uu saat melakukan safari Ramadan di salah satu pondok pesantren di Kabupaten Indramayu, Rabu (6/4)
Dalam kesempatan itu, Uu juga menyoroti juga kekurangan kepala sekolah di wilayah Pantura Jawa Barat, perihal kondisi ini diterima ketika pihaknya saat melakukan kunjungan diberbagai tempat di Kabupaten Indramayu.
” Saya ini banyak menerima keluhan dari pihak sekolah saat melakukan safari Ramadan ke Indramayu, saya menima aduan bahwa di Kabupaten Indramayu banyak kekurangan guru,” ujarnya
Dikatakan UU, adanya aduan ini pihaknya pun berterima kasih kepada masyarakat, mengingat untuk menjadi pertimbangan dalam mengambil suatu keputusan dan kebijakan,
“Namanya pimpinan memang harus banyak bersilaturahmi dengan masyarakat, kalau silaturahmi ke masyarakat pasti ada saja informasi yang didapat sehingga sangat berguna,” ujarnya
Uu menyampaikan, kekurangan guru ini dikarenakan banyaknya guru yang pensiun, Sementara kurangnya kepala sekolah karena tidak ada pengangkatan.
Tidak hanya itu, Uu juga menerima aduan soal masih dianggap tidak adilnya pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).
Terutama yang dialami para guru honorer, walau sudah mengabdi sampai 20 tahun dan menerima gaji hanya Rp 200-300 ribu dari pemotongan dana BOS, namun saat dibuka pengangkatan P3K mereka tidak kebagian kuota.
“Ini tentunya juga jadi sebuah permasalahan,” ujar dia.
Semua aduan tersebut bakal menjadi bahan evaluasi pemerintah. Terlebih, pemerintah punya tanggung jawab untuk menaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
” Salah satu indikator IPM ini adalah dari segi pendidikan,” ujarnya
Lanjut Uu, adanya kabar soal kekurangan guru dan kepala sekolah ini bisa berdampak pada terganggunya capaian IPM di Jabar.
“Kalau IPM Indramayu lemah maka Jabar juga akan lemah dan sebaliknya, kalau Indramayu kuat tentunya provinsi pun akan kuat,” pungkasnya. (Agus Sugianto)












































































































Discussion about this post