KAB. CIREBON, (FC).- Revitalisasi Pasar Pasalaran, Desa Weru Lor, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon dilanjutkan. Kini revitalisasi pasar milik pemerintah daerah tersebut sudah memasuki tahap pengerjaan sekitar 80 persenan.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Cirebon, Dadang Suhendra kepada wartawan mengatakan, pembangunan revitalisasi pasar Pasalaran tersebut tahun ini dilanjutkan, setelah tahun lalu sempat terhenti pembangunan.
Tahun ini revitalisasi bersumber dari Bantuan Provinsi Jawa Barat tahun 2021.
“Besarannya, kurang lebih Rp9,8 miliar. Pembangunan revitalisasi pasar ini tahap keempat. Atau tahap finishing,” kata Dadang Suhendra, Kamis (21/10).
Dadang menyebut, revitalisasi Pasar Pasalaran ini adalah menyelesaikan pembangunan los di lantai dua dan perapihan di tampak depan pasar.
“Kita targetkan akhir Desember tahun ini selesai, sehingga pedagang bisa langsung menempati pasar yang baru. Diharapkan kondisi Pasar Pasalaran bisa lebih nyaman dan representatif untuk para pedagang dan pembeli sebagai salah satu pusat perdagangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Sementara, selain Pasar Pasalaran. Disperdagin Kabupaten Cirebon juga tahun ini sedang merevitalisasi Pasar Kue yang terletak di Desa Weru Kidul, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon. Pasar kue sendiri, sebut Dadang, bersumber sama dari Bantuan Provinsi Jawa barat.
“Anggarannya Rp11 miliar lebih. Pasar kue bongkar total, dan bangun kembali dari nol,” kata Dadang.
Di akhir Dadang menambahkan, pembangunan revitalisasi pasar kue juga diharapkan selesai akhir Desember tahun ini, sehingga pedagang pasar kue ini dapat menempati pasar baru.
“Pasar daruratnya di samping tempat revitalisasi pasar kue. Progresnya sudah 30 persen lebih,” tukasnya. (Ghofar)














































































































Discussion about this post