KOTA CIREBON, (FC).- Jenny’s Skin Care mengembangkan produk terbarunya, yaitu minumal herbal instan dari rempah rimpang yang dikeringkan.
Sebelumnya, Jenny’s Skin Care hanya memproduksi sabun herbal.
Yeni, selaku owner Jenny’s mengatakan, ide awal produksi dan penjualan herbal kering ini muncul setelah memproduksi sabun herbal.
“Produk yang aku buat kan sabun herbal yang batangan dan juga berbahan dasar yang tidak jauh beda yaitu kunyit, dan lainnya, dan muncul ide kenapa ga buat herbal untuk konsumsi,” jelasnya, Selasa (27/7).
Melalui proses pengeringan selama minimal 7 jam untuk jahe dan kunyit, dan maksimal 2 hari untuk lemon melalui alat dehidrator. Herbal kering milik Yeni dapat terjamin higienis .
Saya pakai dehidrator, tidak berani jemur langsung takut ada apa-apa. Pernah jemur pakai matahari jadinya kusam. Tapi, bukan buat konsumsi,” sebutnya.
Herbal kering ini memiliki belasan varian, diantaranya lemon, temulawak, kunyit, bunga telang, rosella, jahe, serai, dan masih banyak lagi.
Yeni tidak serta merta membungkus dan membuat produk herbal ini. Melainkan, memikirkan bagaimana cara agar masyarakat tak sungkan dan malas untuk minum jamu.
“Kan jamu tuh di dalam benak masyarakat itu cukup ribet. Nah, aku itu buat bagaimana caranya mengemas agar konsumen tidak merasa kesulitan dan justru mudah,” katanya.
Berawal dari testimoni, lanjutnya, pelanggan yang sama terus kembali datang untuk memesan. Adapun harga untuk jenis toples Rp25.000 hingga Rp50.000. sedangkan untuk yang cup, dibandrol Rp12.500 per cup.
“Harga yang paling mahal toples untuk lemon,” pungkasnya. (Sarrah)


















































































































Discussion about this post