KOTA CIREBON, (FC).- Pemerintah berencana melakukan impor oksigen dari Taiwan, guna pemenuhan kebutuhan pelayanan kesehatan pasien Covid-19.
Impor ini dikarenakan pasokan oksigen dari produsen mulai menipis di sejumlah rumah sakit di Indonesia.
Di Kota Cirebon sendiri, kasus pasien Covid-19 belum juga melandai. Sehimgga Bed Occupancy Ratio (BOR) mencapai diatas 80 persen.
Bahkan beberapa waktu lalu, ada antrean pasien Covid-19 yang menunggu perawatan di IGD RSD gunung Jati.
Demikian pula kebutuhan oksigen untuk perawatan pasien inipun juga meningkat.
Kepala Bidang Penunjang Medis RSD Gunung Jati, dr Sulfianti Irfan kepada FC, Senin (5/7) menyampaikan, ketersediaan oksigen di RSD Gunung Jati masih mencukupi.
Untuk itu, diinformasikannya agar masyarakat tidak perlu khawatir akan hal ini.
Dikatakannya, sebenarnya RSD Gunung Jati memiliki mesin generator untuk memproduksi oksigen sendiri. Namun, masih belum bisa melakukan produksi karena satu dan lain hal.
“Iya, saat ini generator ini belum memproduksi oksigen. SDM sedang tahap training, dan masih menunggu batas kemurnian oksigennya mencapai batas yang aman yang ditentukan,” ujarnya.
Tanpa menyebut jumlah kebutuhan oksigen di RSD Gunung Jati, Sulfianti mengatakan, saat ini permintaan oksigen memang meningkat.
Mengingat kasus Covid-19 di Kota Cirebon masih tinggi, pasienpun masih terus berdatangan ke UGD untuk mendapatkan perawatan.
“Namun kami telah mengoperasikan lantai 2 Gedung IGD, sehingga kapasitas untuk menampung pasien Covid-19 bisa meningkat. Saat ini sudah tidak ada antrean pasien, terutama di IGD,” tandasnya. (Agus)











































































































Discussion about this post