KOTA CIREBON, (FC).- Melalui 7 kali penyaringan lemak, membuat kambing bakar ala Taaj Cairo, sebuah resto di Jalan Moh. Toha Kota Cirebon ini rendah kolesterol dan anti bau prengus.
Muhammad Cholid Zimah, pemilik resto tersebut mengatakan, Taaj Cairo diciptakan buat orang yang tadinya tidak suka makan daging kambing menjadi suka dan lahap.
“Banyak orang yang salah memahami kambing. Kambing itu bau prengus, kolesterolnya banyak. Sebenarnya kambing itu bagus, low kolesterol. Apalagi di Taaj Cairo ini ada proses 7 kali penyaringan lemak,” jelas Cholid kepada FC, Sabtu (17/4).
Selain melalui 7 kali penyaringan, untuk mengurangi lemak pada daging kambing ini juga cara memasaknya menggunakan rempah-rempah khas timur tengah.
“Ada rempah-rempah khas timur tengah yang buat ngangkat lemak. Jadi sangat aman sekali. Benar-benar low kolesterol. Jadi makan banyak gak akan pusing,” tambahnya.
Memasak daging berlemak menggunakan santan, akan meningkatkan jumlah lemak. Untuk itu, Kambing Bakar Taaj Cairo tidak menggunakan santan, mecin atau MSG. Cara masaknya pun tidak menggunakan minyak, melainkan diungkep.
“Jadi yang gak bagus itu pecin sama minyaknya. Itu kita hindari, gak ada. Adanya proses ungkep,” jelasnya.
Resep menu yang disajikan di resto ini merupakan resep turunan dari usaha kambing bakar milik neneknya di Semarang.
“Kita disini mottonya jagonya kambing bakar. Dan ini sebenarnya resep warisan nenek. Semenjak saya belum lahir itu nenek sudah buka di Semarang,” tandasnya.
Yang menjadi ciri khas disini adalah daging yang digunakan dari kambing pilihan yang masih berusia 3 bulan – 5 bulan.
“Kambingnya itu benar-benar muda, dan dari peternakan langsung, bukan dari pasar,” ungkap Cholid
Daging kambing bakar Taaj Cairo memiliki tekstur daging yang lembut, dengan rasa bumbu rempah yang menyatu ke dalam daging. Harganya pun sangat terjangkau.
Selain menu utama Kambing Bakar, Taaj Cairo juga menyediakan beberapa menu khas Timur Tengah.
“Selama bulan Ramadan ini kita ada promo banyak. Selain yang gak suka kambing, ada Kari Ayam ala Mdinah cuma Rp16.900 selama puasa. Isinya Nasi Kebuli, Ayam Kari Ala Madinah, Emping, Kismis, Sambal dan Lalap,” paparnya. (Andriyana)












































































































Discussion about this post