KAB. CIREBON, (FC).- The Caruban Carnival adalah salah satu komunitas kostum karnaval yang namanya sudah tak asing lagi terdengar di telinga masyarakat Cirebon.
Beberapa penghargaan Best Costume kerap diraihnya baik di ajang tingkat nasional maupun Internasional.
Caruban Carnival kerap kali tampil dalam parade event-event kebudayaan dan pariwisata.
Dalam setiap aktifitas event, The Caruban Carnivakl menurunkan puluhan orang yang mengenakan kostum dengan berbagai rancangan dan properti yang menggambarkan filosofi sejarah budaya.
Parade budaya yang diikuti Caruban Carnival dengan berjalan kaki sambil mengenakan kostum yang menarik kerap terlihat memadati jalan-jalan protokol kota.
Namun sejak pandemi Covid-19, Caruban Carnival nyaris tak ada aktifitas seiring vakumnya event-event yang digelar mengundang kerumunan massa dalam jumlah banyak.
Jika pun ada event, Caruban Carnival hanya menampilkan beberapa orang saja. Seperti pada event pembukaan tempat wisata mangrove di Kecamatan Suranenggala, Caruban Carnival hanya menurunkan 5 orang anggotanya saja.
Vakumnya aktifitas tersebut diakui Arief Rachmanto, sosok masterpiece dibalik The Caruban Carnival ini.
Dikatakan Arief, Caruban Carnival memang sudah menjadi salah satu ikonik di Kabupaten Cirebon karena setiap event budaya selalu tampil.
“Keikutsertaan kita ini memang sudah seperti kewajiban khusus untuk diikutsertakan di event-event budaya seperti ini,” kata Arief, desainer fashion yang karyanya banyak dipakai para artis dan selebriti ini
Pada kegiatan kali ini ia sangat berterima kasih kepada pihak penyelenggara, khususnya Camat Suranenggala.
“Jadi ini sangat baik sekali, apalagi bu Camat adalah seorang panutan yang gencar sekali mengadakan kegiatan budaya seperti ini,” ujar Arief
Penampilan Caruban Carnival seakan sudah dinanti-nantikan masyarakat di Cirebon. Selama pandemi, kata Arief, banyak sekali yang DM di akun Instagramnya menanyakan kapan Caruban Carnival tampil.
“Dengan dua tahun kita vakum banyak yang menanyakan. Jadi ternyata memang event seperti ini ditunggu. Adanya pandemi kita jadi tahu bahwa ternyata kita ditunggu-tunggu,” ungkapnya
Selain itu, lanjut Arief, banyak pula yang menanyakan kapan Caruban Carnival memunculkan kostum-kostum terbarunya.
“Setelah pandemi kita berhenti sesaat dulu, belum ada kostum baru. Kita masih menunggu ada keajaiban baru (pandemi pulih) supaya ada kostum baru,” jawab Arief
The Caruban Carnival ini memiliki talent-talent yang all ready dan profesional. Kapan pun waktunya diminta tampil, talent-talent ini selalu siap.
Kostum yang dikenakan talent mampu mendesain sendiri, membuat sendiri, memakai sendiri hingga memake up sendiri.
“Jadi memang talent-talent ini sudah terbiasa dengan event seperti ini. Jadi ketika dihubungi sekalipun itu dadakan tetap bisa all ready,” ungkap AR-Q, sebutan akrab dari desainer Arief Rachmanto ini.
Beberapa kostum Caruban Carnival meraih prestasi penghargaan hingga tingkat Internasional, bagi Arief menjadi kebanggaan tersendiri secara pribadi khususnya, dan Indonesia pada umumnya.
“Jadi kostum-kostum kita memang bukan hanya saja diakui di daerah sendiri, tetapi memang sudah diakui di Indonesia, bahkan sudah ke tingkat Internasional. Bahkan hampir semua kostum-kostum terbaik dari Caruban Carnival itu semuanya sudah menjuari tingkat nasional dan Internasional,” ujarnya
Salah satu juara yang diraih yaitu pada event Miss Asia Pasific di Korea itu dari kostum bertema Paksi Nagaliman.
“Kita punya 7 Best Paksi Nagaliman, dan 7 nya itu menang di ajang Internasional semua,” tambah Arief.
Best National Costume juga beberapa kali diraih Caruban Carnival di tingkat nasional, antara lain, Mister Global Teen, Miss Global Beauty Queen, dan National Costume Puteri Indonesia Jawa Barat 2017.
Di ajang Puitri Indonesia tersebut The Caruban Carnival menampilkan karya kostum dengan tema Topeng Kelana Cirebon yang dikenakan oleh Kevin Liliana. (Andriyana)








































































































Discussion about this post