KAB. CIREBON, (FC).- Puluhan tahun menopang ekonomi keluarga dengan berjualan rajungan, dilakukan seorang nenek di Jalur Pantura Desa Mundu Kabupaten Cirebon.
Kerja kerasnya itu dilakukan lantaran untuk membiayai kebutuhan keluarga yang masih kurang mencukupi. Ditambah kondisi suami yang sudah tidak dapat bekerja karena menderita sakit.
Nenek tersebut adalah Santi warga Desa Waruduwur Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon.
Tampak tubuh tuanya masih cekatan membawa kiloan rajungan dari rumahnya dan melayani para pembeli.
Itu dilakukannya sendiri tanpa ditemani anggota keluarga yang membantu usahanya, mencari uang dengan berjualan.
“Saya sudah berjualan dari usia muda, usaha ini meneruskan usaha kedua orang tuanya dulu hingga saya berkeluarga mas, “ kata Santi, Rabu (31/3).
Santi menambahkan, uang hasilnya berjualan juga diperuntukkan untuk menyekolahkan kelima anaknya, yang kini sudah berkeluarga semua, walaupun hanya sampai tamat di pendidikan Sekolah Dasar (SD).
Nenek yang berusia 60 tahun ini berjualan sendiri setiap harinya mulai dari pukul 9 pagi hingga pukul 4 Sore, dengan menyiapkan semua barang jualannya dari rumahnya.
Mulai dari memasak rajungan dan pepes telor rajungan di warung kecilnya di pinggir Jalur Pantura ini.
“Sebelumnya suami kerja juga membantu di warung, namun sudah 2 tahun ini sakit karena sudah tua, jadi tidak dapat bekerja maupun untuk sekedar membantunya berjualan, ”ungkap Santi
Penghasilan yang di dapat Nenek Santi dengan modal sekitar Rp 1 juta dengan berbelanja rajungan dari pasar di Cirebon maupun luar Cirebon ini, masih kurang untuk menghidupi keluarganya.
“Walaupun berjualan setiap hari tidak selalu mendapatkan omset besar, kalau lagi ramai sampai bisa balik modal, namun kalau lagi sepi ya dapat 500 ribu bahkan hanya 25 ribu saja yang didapat setiap harinya, namun demikian saya masih bersyukur, ”pungkasnya.(Egi/Job/FC)











































































































Discussion about this post