KUNINGAN, (FC).- Sebanyak 1.170 mahasiswa Universitas Kuningan (Uniku) di wisuda. Prosesi wisuda di era pandemi Covid -19 dibagi menjadi empat sesi selama dua hari, sejak Rabu hingga Kamis (16-17/12).
Rektor Uniku, Dr. Dikdik Harjadi menyampaikan rasa syukur dan bangga, di penghujung tahun 2020 ini dia dapat menyaksikan sekaligus melantik mahasiswanya menjadi sarjana dan magister. Kegiatan wisuda Uniku yang biasanya dilaksanakan 2 kali dalam setahun yaitu periode bulan Maret dan Agustus dengan sangat terpaksa tidak dapat laksanakan seperti biasanya.
Mengingat sepanjang tahun 2020 ini seluruh dunia terdampak Pandemi Covid-19. Oleh sebab itu, kami dengan berat hati mengambil keputusan penundaan wisuda, hal itu semata-mata kami lakukan sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19.
“Saya mengucapkan selamat kepada para wisudawan. Saudara telah berhasil dengan baik menyelesaikan studi di universitas ini. Keberhasilan Saudara adalah bukti kerja keras Saudara,” kata Dikdik.
Dikdik juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih lebih khusus disampaikan kepada Bapak/Ibu/Saudara, orangtua/wali yang telah memberi kepercayaan penuh kepada Universitas Kuningan, untuk mendidik putra/putri keluarga mereka selama beberapa tahun terakhir, hingga mereka semua diwisuda pada hari ini.
“Serta tak lupa, yang tidak kalah pentingnya, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh dosen dan tenaga kependidikan Universitas Kuningan yang merupakan ujung tombak pendidikan dan pengajaran yang telah mencurahkan tenaga dan upaya dalam melaksanakan tugas mulia, mendidik dan mengajar para mahasiswa secara profesional sehingga menghasilkan lulusan yang baik dan berkualitas,” kata Dikdik.
Selain itu, Dikdik menyampaikan di masa pandemi Covid-19 ini, 21 mahasiswa Uniku lolos untuk mengikuti Program Pertukaran Mahasiswa Tanah Air Nusantara Sistem Alih Kredit dengan Teknologi Informasi (Permata Sakti) yang tersebar di beberapa Perguruan Tinggi di Indonesia.
Kemudian, masih kata Dikdik, Uniku juga mendapat kepercayaan dari 96 mahasiswa dari seluruh Indonesia untuk mengikuti Program Permata Sakti ini, dan hal ini mencatatkan Uniku termasuk PT yang paling banyak dipilih oleh PT lain. Selain itu, kondisi ini menunjukan adanya kepercayaan besar terhadap Uniku dari Perguruan Tinggi lain di Indonesia.
“Ijinkan saya untuk menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pemberi beasiswa. Alhamdulillah pada tahun 2020 ini bersamaan dengan wabah Covid-19 yang telah menyebabkan banyak mahasiswa mengalami kesulitan keuangan. Kami mendapat bantuan UKT/SPP untuk mahasiswa sebanyak 1.680 orang mahasiswa. Hal ini tentu sangat membantu mahasiswa UNIKU dalam menempuh pendidikan di UNIKU,” papar Dikdik.
Selain itu juga, masih Dikdik, UNIKU mendapatkan kepercayaan di tahun 2020 ini dengan mendapatkan KIP Kuliah untuk 279 orang mahasiswa baru. Sehingga pada tahun 2020 ini total beasiswa yang telah kami salurkan sebesar Rp9.901.800.000 kepada 2.198 mahasiswa, melalui skema beasiswa KIP Kuliahdan UKT/SPP dari Kemendikbud, Beasiswa Bank Indonesia, Beasiswa Pemprov Jawa Barat, Baznas Kab. Kuningan, Baznas Kab. Majalengka, Beasiswa Hafidz Quran, Beasiswa Djarum Fondation dan Bantuan Biaya Pendidikan dari Yayasan Pendidikan Sang Adipati Kuningan.
Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV, Prof. Dr. Uman Suherman mengatakan para wisudawan yang diwisuda hari ini, sebagai produk dari proses pendidikan di Universitas Kuningan, atas nama Kepala Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV Jawa Barat dan Banten dia sampaikan ucapan selamat atas prestasi yang telah Saudara-saudara raih dan selamat pula kepada para orangtua/wali dan keluarga wisudawan atas prestasi yang telah diraih oleh putra/putri dan keluarga Ibu/Bapak/Saudara-saudara.
”Bagi Saudara-saudara yang hari ini diwisuda, saya bukan hanya mengucapkan selamat atas gelar akademik yang dapat Saudara raih hari ini, tetapi saya perlu sampaikan bahwa tantangan sudah menanti Saudara. Tantangan bagi Saudara yaitu meningkatkan dan memelihara kualitas perilaku Saudara sebagai Doktor, Magister, Sarjana dan Ahli Madya dalam menjalankan tanggung jawab untuk membangun negara dan bangsa ini,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Kuningan H. Acep Purnama menyampaikan wisuda bukanlah purna tugas dari kita semua untuk berhenti belajar, namun sebaliknya, ilmu yang sudah anda dapatkan di kampus ini akan dilanjutkan untuk digunakan menyelesaikan dan membantu masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan dan tantangan yang semakin komplek ke depan.
Karena belajar itu, menurut Acep, adalah sebuah proses internal yang tidak hanya melibatkan hubungan stimulus dan respon tapi lebih dari itu, bahwa belajar merupakan aktivitas yang melibatkan kegiatan berpikir yang kompleks dan juga dorongan mental yang dikendalikan oleh otak dan kehalusan budi untuk diniatkan membantu sesama.
“Tuntutlah ilmu selama hayat masih di kandung badan. apa lagi saat ini kita memasuki era “the digital age” dimana sebagian besar pengambilan keputusan yang dilakukan oleh masyarakat dunia sudah menggunakan data digital. data digital ini bersifat dinamis, lentur, dan akomodatifdan pengelolaannya menjadi keputusan bisnis, politik, sosial, profesional, dan ilmiah menggunakan teknologi informasi,” jelas Acep.
Selain itu, Acep juga berkeinginan Universitas Kuningan menjadi salah satu universitas terbaik dan terdepan dibidang teknologi, apalagi saat ini kita telah mencanangkan diri kuningan menjadi kabupaten pendidikan. Hal ini merupakan komitmen pemerintah Kabupaten Kuningan terhadap pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dan bermartabat, sehingga menjadi tujuan dalam melanjutkan pendidikan anak-anak bangsa.
“Tunjukan diri saudara sebagai alumnus Universitas Kuningan yang dapat dibanggakan, sebagai pemikir dan pelaku pembangunan di Kabupaten Kuningan khususnya serta bagi bangsa dan negara Indonesia pada umumnya. Oleh sebab itu saya berharap Universitas Kuningan akan melahirkan para wisudawan yang unggul dalam menguasai teknologi dan tangguh dalam menghadapi tantangan global di masa depan,” kata Acep.
Terkahir, Acep menyampaikan atas nama Pemerintah Kabupaten Kuningan menyampaikan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada dekan, guru besar, dosen dan civitas akademika Universitas Kuningan atas dedikasi, profesionalisme, loyalitas, pengabdian dan kerja keras dalam mendidik, mengajar serta membimbing sehingga pada hari ini telah menghasilkan lulusan yang siap mengabdi kepada bangsa dan negara. dan kepada para wisudawan dan wisudawati sekali lagi saya ucapkan selamat atas keberhasilan yang dicapai. (Ali)















































































































Discussion about this post