BANDUNG, (FC).- Guna meningkatkan kapasitas pelaksana organisasi pada level top manajemen kepengurusan Karang Taruna tingkat kabupaten/kota di Jawa Barat, Karang Taruna Institute Jawa Barat menggelar Kursus Keorganisasian dan Kepengurusan Karang Taruna (K3KT).
Ini merupakan kegiatan pertama yang dilaksanakan sejak KT Institute Jabar dibentuk tahun 2018 lalu.
Kegiatan K3KT diselenggarakan pada tanggal 24-25 Nopember 2020 bertempat di salah satu hotel daerah Kopo – Kota Bandung. Peserta kegiatan adalah para pengurus harian Karang Taruna dari 10 kabupaten/kota se-Jawa Barat yang berjumlah 21 orang.
Sementara Instruktur/pemateri yg dihadirkan adalah orang-orang yang kompeten di bidangnya diantaranya Direktur KT Institute ,Muhammad Satria, Dr. Zulmahsyur dari Unversitas Nasional ), Ketua Karang Taruna Jawa Barat, Subchan Daragana, dan Wakil Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna yang juga Anggota DPR RI Ir. Budhy Setiawan.
Direktur KT Institute Jawa Barat, Muhammad Satria dalam sambutannya menegaskan bahwa penelenggaraan K3KT tingkat kab/kota se-Jawa Barat sangat penting untuk pengembangan organisasi sosial terbesar di seluruh Indonesia dan di akui oleh pemerintah.
“Disukai atau tidak, organisasi Karang Taruna merupakan organisasi terbesar di Indonesia dan merupakan satu-satunya organisasi yang diakui oleh pemerintah, karena mempunyai undang – undang tersendiri dibanding organisasi lainnya,” ujar Satria, Rabu (25/11).
Ditambahkannya, sangat sayang jika organisasi yang besar ini tidak dikelola dengan baik oleh pengurusnya, dari mulai pusat hingga kepengurusan di desa. Karena kurang mengertinya pengurus Karang Taruna soal manajeman orgsnisasi di seluruh tingkatan.
“Dengan adanya K3KT diharapkan pengurus harian Karang Taruna dapat mengaplikasikan apa yang sudah didapatkan dalam kursus selama dua hari tersebut,” katanya.
Karena pentingnya kursus tersebut, lanjut Satria, kedepan K3KT akan dikembangkan lebih baik lagi dari segi silabus, kepesertaan maupun penyelenggaraannya, agar Karang Taruna betul-betul dapat menjadi organisasi pelayanan yang memiliki standar keorganisasian dan Kepengurusan yang jelas (ISO).
“Kursus yang juga bertujuan meningkatkan manajemen pengelolaan organisasi Karang Taruna yang lebih profesional ini menyajikan beberapa materi ajar diantaranya Keorganisasian, Kepemimpinan, Kesekretariatan, Manajemen Kepengurusan, Manajemen Data & Informasi, Manajemen Keuangan dan Manajemen Rapat dan Persidangan Karang Taruna,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua MPKT Jabar yang juga menjabat sebagai I Wakil Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna dan Anggota DPR RI, Budhy Setiawan menanggapi positif kegiatan ini karena akan menumbuhkan tradisi belajar dan mempraktekkan organisasi secara benar.
“Karang Taruna adalah organisasi dengan seperangkat aturan teknis yang lengkap dan merupakan organisasi yang didisain untuk membentuk karakter anak muda, selain merupakan wadah untuk mengabdi bagi peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat,” ujarnya.
Informasi yang dihimpun FC, usai mengikuti K3KT setiap peserta akan mendapatkan sertifikat dan lembar evaluasi hasil kursus dalam bentuk nilai yang akan menjadi pegangan bagi kompetensinya dalam pengelolaan organisasi Karang Taruna di wilayahnya. (Mawa Bagja)
















































































































Discussion about this post