INDRAMAYU, (FC).- Jajaran Polres Indramayu melibatkan berbagai pihak dari mulai pemerintah daerah hingga sekolah untuk mengatasi permasalahan kenakalan remaja.
Langkah tersebut tampak diwujudkan melalui Focus Group Discussion (FGD) di Aula Atmaniwedhana Mapolres Indramayu, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan/Kabupaten Indramayu.
Kegiatan tersebut terlihat dihadiri puluhan kepala SMP se-Kabupaten Indramayu, hingga jajaran Disdikbud dan Satpol PP Kabupaten Indramayu, serta stakeholder terkait lainnya.
Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, mengatakan, permasalahan kenakalan remaja tidak dapar ditangani maupun dicegah oleh satu pihak saja.
Namun, menurut dia, harus melibatkan ekosistem yang utuh dari mulai lingkungan terkecil, yakni keluarga, pengawasan siswa di sekolah, hingga kebijakan pemerintah daerah.
“Permasalahan kenakalan remaja harus ditangani secara kolaboratif oleh seluruh pihak,” kata Mochamad Fajar Gemilang saat ditemui di Mapolres Indramayu, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Minggu (21/6)
Ia mengatakan, FGD tersebut menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mencegah kenakalan remaja, dan gangguan kamtibmas yang melibatkan pelajar.
Dalam sesi diskusi, sejumlah kepala SMP tampak menyampaikan berbagai usulan dan masukan terkait pencegahan serta penanganan kenakalan remaja di lingkungan sekolahnya.
Pihaknya memastikan, seluruh saran yang disampaikan dalam FGD itu dirumuskan menjadi rekomendasi bersama sebagai pedoman dan tindak lanjut bagi semua pihak.
“Rekomendasi kolektif ini akan diadopsi sebagai pedoman untuk memperkuat pembinaan karakter, standarisasi pengawasan, dan perlindungan terhadap pelajar di Kabupaten Indramayu,” ujarnya
Fajar berharap, FGD tersebut melahirkan langkah-langkah konkret yang mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi para pelajar di Kabupaten Indramayu.
“Semoga kegiatan ini memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kebijakan untuk membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan terhindar dari berbagai perilaku menyimpang,” pungkasnya (Agus Sugianto)








































































































Discussion about this post