KOTA CIREBON, (FC).- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Bara Boxing Club Cirebon dalam ajang Slawi Boxing Fight yang memperebutkan Piala Ketua Pertina Kabupaten Tegal, Minggu (24/5).
Dalam kejuaraan tersebut, tim asal Kota Cirebon itu tampil dominan dengan memborong berbagai gelar juara sekaligus membawa pulang penghargaan bergengsi.
Bara Boxing Club sukses meraih predikat Juara Umum setelah mengoleksi 10 medali emas dan 1 medali perak. Tak hanya itu, para petinjunya juga menyabet sejumlah penghargaan individual, mulai dari Petinju Terbaik, Petinju Favorit, hingga Petinju Junior Terbaik.
Ketua Pertina Kota Cirebon yang juga Owner Bara Boxing Club, Subagja mengaku bangga atas pencapaian para atletnya. Menurutnya, hasil tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan selama ini berjalan dengan baik dan mampu melahirkan atlet-atlet potensial.
“Persiapannya seperti biasa, latihan rutin dan tidak ada yang diistimewakan. Karena pertandingan sesungguhnya justru ada minggu depan dalam rangka HUT Kodam III/Siliwangi ke-80 tahun 2026 pada 29 dan 30 Mei mendatang,” ujar Subagja kepada wartawan, Senin (25/5).
Dalam kejuaraan itu, sejumlah petinju Bara Boxing Club berhasil tampil impresif di kelas masing-masing. Berikut daftar atlet yang meraih prestasi
- Destan Tri Abdiyasa juara 1 kelas 42 Kg Junior
M. Reffi Aprilio juara 1 kelas 46 Kg Youth
Arya Rangga juara 1 kelas 54 Kg Elite
Kharan Maulana juara 1 kelas 54 Kg Elite
Fathir juara 1 kelas 54 Kg Youth
Ricky Fajar juara 1 kelas 63,5 Kg Elite
Aaisy Yaskur juara 1 kelas 68 Kg Youth
Nabila Rahma juara 1 kelas 54 Kg Elite
Keisha Azzahra juara 1 kelas 54 Kg Elite
Nilam Ayu Anggreyni juara 2 kelas 54 Kg Youth
Ainun Najihan Al-Zahra juara 1 kelas 63 Kg Elite
Selain mendominasi podium juara, Bara Boxing Club juga menyabet tiga penghargaan individual. Kharan Maulana dinobatkan sebagai Petinju Terbaik, Arya Rangga meraih gelar Petinju Favorit, dan Destan Tri Abdiyasa menjadi Petinju Junior Terbaik.
Subagja berharap prestasi tersebut bisa menjadi perhatian pemerintah daerah terhadap perkembangan olahraga tinju di Kota Cirebon. Menurutnya, cabang olahraga boxing memiliki potensi besar untuk mencetak atlet berprestasi jika didukung fasilitas latihan yang memadai.
Ia mengungkapkan, selama ini para atlet masih berlatih dengan keterbatasan tempat. Bahkan, latihan rutin dilakukan di halaman rumah yang sempit.
“Harapannya pemerintah bisa melihat potensi boxing ini sebagai harapan baru untuk prestasi dalam pembinaan atlet. Kami sangat membutuhkan lahan atau tempat latihan yang lebih layak agar pembinaan bisa berjalan maksimal,” katanya.
Prestasi Bara Boxing Club di Slawi Boxing Fight pun menjadi modal penting menjelang kejuaraan berikutnya pada peringatan HUT Kodam III/Siliwangi ke-80 tahun 2026.
“Dengan semangat dan performa yang tengah meningkat, para petinju Kota Cirebon diharapkan kembali mampu mengharumkan nama daerah di level yang lebih tinggi,” pungkas Subagja.(Agus)












































































































Discussion about this post