KOTA CIREBON, (FC).- Wakil Wali Kota (Wawalkot) Cirebon Siti Farida Rosmawati mengaku tidak dilibatkan dalam proses rotasi dan mutasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon. Ia bahkan mengetahui agenda tersebut dari media sosial.
“Saya tidak hadir karena baru melihat undangan dari WhatsApp pagi ini,” ujarnya kepada wartawan, Senin (4/5/2026).
Farida menyebut selama ini dirinya tidak diajak berkomunikasi maupun berdiskusi terkait proses mutasi, rotasi, dan promosi jabatan.
“Saya tidak pernah ikut campur karena memang tidak dilibatkan,” tegasnya.
Ia juga mengaku tidak mengetahui kondisi kebutuhan sumber daya manusia di masing-masing dinas, termasuk posisi yang kosong maupun yang telah terisi.
“Seharusnya ada pemberitahuan terkait kondisi SDM di lingkungan Pemkot,” katanya.
Farida tak menutupi rasa kecewa atas situasi tersebut. Menurutnya, kepala daerah semestinya memiliki peran dalam menentukan penempatan pejabat secara tepat.
“Ya pasti saya sedih dan kecewa,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan tidak menandatangani atau memberikan paraf dalam dokumen mutasi tersebut.
“Tidak ada paraf saya untuk mutasi ini,” tandasnya. (Agus)









































































































Discussion about this post