INDRAMAYU, (FC).– Sebanyak 445 jemaah haji kloter pertama asal Kabupaten Indramayu, mulai masuk ke Asrama Haji Indramayu, Selasa (21/4). Para jemaah langsung menjalani tahapan penerimaan tanpa seremoni penyambutan guna mempercepat waktu istirahat sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Jawa Barat, Boy Hari Novian, mengatakan pada hari pertama embarkasi menerima total 445 orang, terdiri atas 441 jemaah dan empat petugas. Seluruh jemaah dipastikan hadir lengkap dan seluruh kebutuhan layanan telah disiapkan panitia.
“Alhamdulillah ini full semua, jemaah hadir di Asrama Haji Indramayu. Semua juga sudah kita siapkan mulai dari tim kesehatan, kemudian dari tim perbekalan untuk jemaah juga sudah siap semua, kartu nusuk juga sudah siap, dan kami juga sudah menyiapkan tim untuk melakukan pengakuan kartu nusuk. Insyaallah semua bisa berjalan dengan baik, dengan lancar,” kata Boy Hari Novian.
Menurut Boy, penerimaan jemaah dilakukan tanpa seremoni agar proses masuk asrama lebih cepat sehingga jemaah bisa segera beristirahat.
“Di sini juga bisa dilihat, kami hanya langsung menerima jemaah tanpa ada seremonial penyambutan. Ini untuk mempersingkat waktu dan memperbanyak waktu jemaah untuk bisa langsung beristirahat di kamar,” ujarnya.
Setibanya di asrama, jemaah langsung diarahkan ke aula untuk mengikuti tahapan layanan, mulai dari pemisahan kelompok laki-laki dan perempuan, pemeriksaan kesehatan ulang, pembagian perbekalan, hingga pembagian kartu nusuk sebelum masuk ke kamar masing-masing.
“Jadi ketika jemaah sudah sampai di aula ini, langsung kami kelompokkan perempuan dan laki-laki. Di mana nanti akan dipanggil satu per satu untuk melakukan cek kesehatan ulang, kemudian dibagikan perbekalan buat jemaah, kemudian juga langsung pembagian kartu nusuk dan langsung kami arahkan ke kamar masing-masing,” jelasnya.
Ia menargetkan seluruh proses penerimaan jemaah di asrama selesai dalam waktu kurang dari satu jam agar kondisi fisik jemaah tetap terjaga menjelang keberangkatan.
“Jadi proses ini tidak lebih dari satu jam harapan kami, sehingga jemaah bisa banyak waktu untuk beristirahat,” tambahnya.
Boy menambahkan, kloter pertama dijadwalkan berangkat menuju bandara pada pukul 05.00 WIB untuk menjalani pemeriksaan akhir sebelum penerbangan pukul 09.00 WIB.
“Kami untuk jadwal take off itu jam 9 pagi besok pagi, jadi rencana kami akan dorong jemaah itu sekitar jam 5 pagi dari asrama. Kami dorong untuk bergerak melakukan pemeriksaan X-ray terakhir sehingga bisa langsung masuk ke bus dan berangkat ke bandara. Kami kasih spare waktu sebelum take off itu sekitar 3 sampai 4 jam,” pungkasnya. (Agus Sugianto)







































































































Discussion about this post