KUNINGAN, (FC).- Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan modus menyamar sebagai pemulung berhasil digagalkan di wilayah Perumahan Alam Asri, Desa Kasturi, Kecamatan Kuningan. Pelaku yang beraksi di siang hari itu kepergok langsung oleh korban saat hendak membawa kabur sepeda motor.
Kapolres Kuningan AKBP M Ali Akbar mengungkapkan, pelaku berinisial Kikih (31), warga Kecamatan Kramatmulya, kini telah diamankan bersama barang bukti.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 08.00 WIB di halaman rumah korban, Hendra (32). Saat itu, korban sempat melihat seseorang berada di samping rumahnya dan mengira pelaku adalah pemulung.
Namun kecurigaan muncul ketika korban mendapati sepeda motor miliknya, Honda Scoopy tahun 2018, tengah didorong keluar oleh pelaku.
“Korban langsung berteriak ‘maling’ saat melihat motornya didorong keluar oleh pelaku,” ujar Kapolres saat konferensi pers, Rabu (18/3).
Teriakan tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar. Pelaku yang panik akhirnya meninggalkan sepeda motor yang hendak dibawanya kabur. Warga yang berdatangan kemudian membantu mengamankan pelaku sebelum diserahkan ke pihak kepolisian.
Dari hasil pemeriksaan, pelaku diketahui menjalankan aksinya dengan berpura-pura sebagai pemulung untuk menghindari kecurigaan warga. Ia masuk ke area samping rumah korban yang terbuka dan memanfaatkan kondisi motor yang tidak dikunci stang.
“Pelaku melihat kesempatan saat kendaraan tidak dikunci, lalu mencoba membawa kabur dengan cara didorong,” jelasnya.
Polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna coklat hitam beserta STNK dan BPKB. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp12 juta.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 476 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara atau denda hingga Rp500 juta.
Kapolres mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan, termasuk pelaku yang menyamar sebagai profesi tertentu.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu mengunci kendaraan dengan aman dan lebih waspada terhadap orang asing di lingkungan sekitar,” pungkasnya.(Angga)














































































































Discussion about this post