KOTA CIREBON, (FC).- Resevoar terbesar di Indonesia berkapasitas 9000 meter kubik yang dibangun di Plangon Kabupaten Cirebon, memasuki tahapan akhir (finishing). Beberapa pekerjaan seperti penyambungan pipa ke resevoar dan uji coba segera dikerjakan.
Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Barat, Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementrian PUPR Feriqo Asyar Yogananta mengatakan, pihaknya ingin memastikan resevoar tersebut sudah rampung dikerjakan.
“Iya, tadi kami rapat dengan manajemen PDAM Tirta Giri Nata Kota Cirebon. Dari paparan dapat disimpulkan resevoar sudah rampung. Tinggal penyambungan pipa ke resevoar, dan dari resevoar ke pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU),” ujarnya kepada FC, di ruang rapat PDAM, Kamis (18/6).
Dikatakannya, walaupun resevoar sudah rampung pada Februari lalu, tapi karena pandemi Covid-19, pekerjaan finishing jadi tertunda. Kemudian pada finishing, nanti ada permasalahan teknis yang harus mendapatkan perhatian khusus. Karena menyangkut ekses yang terjadi karena pekerjaan finishing ini.
Ditanya ekses apa yang ditimbulkannya, Feriqo menyebutkan diantaranya adalah terganggunya distribusi air kepada pelanggan. Pasalnya, penyambungan pipa dan pengisian resevoir ini mengharuskan penghentian aliran air ke pipa. Sehingga pastinya distribusi air akan mengalami gangguan.
















































































































Discussion about this post