“Kita akan melakukan pekerjaan finishing ini, karena sesuai dengan kondisi saat ini pandemi Covid-19, sudah masuk pada new normal,” ungkapnya.
Pihaknya tetap berkoordinasi dengan PDAM dan pelaksana lapangan, agar ekses yang ditimbulkannya seminimal mungkin. Karena tidak ingin pelanggan PDAM mengalami gangguan distribusi terlalu lama. Yang bisa merugikan kepentingan masyarakat, kepentingan PDAM juga dengan kehilangan pendapatan ditengah pandemi Covid-19 ini.
Disamping itu, lanjutnya, peninjauan lokasi sangat penting. Karena gambar permasalahan riil di lapangan akan terlihat lebih jelas. Pihaknya akan mencatat dan merekomendasikan hal mana yang diprioritaskan untuk dikerjakan lebih dahulu. Ini agar tidak terjadi pengulangan pekerjaan karena kesalahan tahapan pekerjaan
“Pertaruhan kami untuk pengoperasian resevoar terbesar di Indonesia ada disini. Mudah-mudahan lancar dan masyarakat pelanggan bisa menikmati pelayanan PDAM dengan baik,” imbuhnya.
Ditempat yang sama, Dirut PDAM Sofyan Satari menambahkan, pihaknya akan mengikuti semua prosedur pekerjaan finishing ini. Agar bisa mengambil tindakan cepat bila timbul ekses kepada ribuan pelanggannya.
















































































































Discussion about this post