KAB. CIREBON, (FC).- Jika pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) tidak segera berakhir, sektor pembangunan fisik di Kabupaten Cirebon terancam tidak ada di tahun 2020 ini. Pasalnya, anggaran program pembangunan fisik hampir seluruhnya dialihkan semua untuk menanggulangi dampak yang diakibatkan pandemi Covid-19 di Kabupaten Cirebon.
Bupati Cirebon, H Imron Rosyadi mengaku jika sampai akhir tahun pandemi Covid-19 ini masih berlangsung di Kabupaten Cirebon, maka program terutama dari segi pembangunan fisik di daerahnya terpaksa tidak dapat dilaksanakan pada tahun ini.
“Kalau masih berlangsung pandemi Covid-19 nya tentu anggaran pembangunan akan direfocusing terus dan terus, untuk menanggulangi dampak yang diakibatkan oleh virus tersebut,” kata H Imron Rosyadi kepada wartawan, Kamis (18/6).
Oleh karenanya, pihaknya berharap pandemi Covid-19 di daerahnya ini segera berakhir, agar program-program termasuk program pembangunan bisa dilanjutkan.
“Untuk saat sekarang belum dapat dipastikan. Karena pandeminya juga belum diketahui kapan berakhirnya,” beber Imron.
Bupati mengatakan, jika pandemi berakhir maka program pembangunan fisik akan dianggarkan dalam APBD Perubahan. Seperti diketahui saja, anggaran pembangunan fisik di Kabupaten Cirebon hanya tersisa 12 persen. Lantaran, dari 88 persennya telah dialihkan untuk penanganan pandemi Covid-19 di Kabupaten Cirebon.
“Semua tentu ada aturan dan mekanismenya. Kami hanya menjalankan kebijakan dan regulasi yang tentunya mengukiti apa yang menjadi arahan dari unsur pemerintahan lebih tinggi. Namun kami pun masih terus memikirkan kedepannya seperti apa khususnya dari sektor pembangunan fisik, karena memang menjadi faktor penting dalam keberlangsungan masyarakat,” tukasnya. (Gofar)














































































































Discussion about this post