INDRAMAYU, (FC).- Sebanyak 600 Personel Polri dikerahkan
Kepolisian Resor (Polres) Indramayu untuk mengamankan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Kabupaten Indramayu.
Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kabag Ops Polres Indramayu KOMPOL Eko Susilo menjelaskan bahwa dalam operasi tersebut, Polres Indramayu telah menyiapkan 15 pos pengamanan, 5 pos pelayanan, serta 1 pos terpadu yang tersebar di sejumlah titik strategis.
“Seluruh pos tersebut disiapkan untuk memberikan pengamanan sekaligus pelayanan kepada masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru,” kata KOMPOL Eko Susilo, usai gelar apel Pasukan di Mako Polres Indramayu. Minggu (21/12)
Ia mengungkapkan, sebanyak sekitar 600 personel Polri dikerahkan secara langsung dalam Operasi Lilin Lodaya 2025.
Pengamanan juga diperkuat dengan dukungan dari instansi terkait, mulai dari pemerintah daerah beserta jajarannya, hingga organisasi kemasyarakatan dan elemen masyarakat lainnya, dengan total kekuatan mencapai sekitar 785 personel.
“Kami mengedepankan sinergi lintas sektor agar pengamanan berjalan maksimal dan masyarakat merasa aman serta nyaman,” ujarnya.
Terkait pengaturan lalu lintas, Eko menambahkan bahwa Polres Indramayu telah mengantisipasi cara bertindak (CB) dengan membagi pola pengamanan jalur.
Pengamanan dilakukan mulai dari jalur tol, jalur arteri, hingga wilayah perkotaan dan pedalaman.
Untuk titik-titik rawan. pihaknya saat ini masih melakukan mitigasi potensi gangguan kamtibmas, sembari tetap mengantisipasi mobilisasi arus mudik dan arus balik masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru.
“Kita tidak hanya fokus pada kerawanan kamtibmas, tetapi juga memperhatikan mobilitas masyarakat yang meningkat. Karena itu, pengamanan jalur pantura maupun jalur pedalaman turut menjadi prioritas,” jelasnya.
Ia menegaskan, langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas, khususnya pada puncak arus libur dan arus balik, agar mobilitas masyarakat tetap aman dan lancar.
Sementara Kasie Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengatakan Operasi Lilin Lodaya 2025 merupakan operasi kepolisian terpusat yang bernuansa kemanusiaan, dengan mengedepankan pendekatan persuasif, humanis, dan pelayanan prima kepada masyarakat.
“Operasi Lilin ini bertujuan menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran aktivitas masyarakat, baik sebelum, saat, maupun setelah perayaan Natal dan Tahun Baru,” ujar AKP Tarno.
Ia menjelaskan, Operasi Lilin Lodaya 2025 akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, dengan fokus pengamanan pada sejumlah aspek strategis, di antaranya tempat ibadah, pusat perbelanjaan, objek wisata, jalur transportasi, serta lokasi keramaian lainnya. (Agus Sugianto)















































































































Discussion about this post