KOTA CIREBON, (FC).- Perbaikan jalan dan drainase, menjadi salah satu aspirasi yang disuarakan di RW 12 Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, saat Anggota DPRD Kota Cirebon dari Fraksi Partai Golkar, Erry Yudistira Ramadhan, S.H, menggelar Reses Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025–2026, Jumat (14/11/2025) sore.
Erry menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan kebutuhan infrastruktur warga. Salah satu usulan prioritas dalam Pokok Pikiran (Pokir) tahun ini adalah pengaspalan jalan di RT 04 RW 12.
“Saya sudah sampaikan mengenai Pokir di RW 12. Salah satu yang paling urgent adalah pengaspalan di RT 04. Mengingat sekarang sudah memasuki musim hujan, genangan air terjadi di banyak titik dan masyarakat mulai terdampak. Genangan air kerap muncul karena sistem drainase yang belum optimal. Oleh sebab itu, aspirasi warga juga banyak menyoroti perbaikan saluran air,” ungkapnya.
Erry juga membeberkan, kondisi fiskal Pemkot Cirebon pada 2026 mendatang dipastikan mengalami penurunan cukup signifikan. Pasalnya, transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat mengalami pemotongan hingga Rp 255 miliar.
“Hari ini kita harus menghadapi kondisi TKD dari pusat dikurangi Rp 255 miliar. Artinya tahun 2026 APBD Kota Cirebon yang semula sekitar Rp 1,7 triliun akan turun menjadi sekitar Rp 1,4 triliun. Ini tentu menjadi problem besar bagi kita semua,” jelasnya.
Dengan kondisi tersebut, menurut Erry, Pemkot Cirebon harus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari berbagai sektor. Ia menyebut beberapa sektor yang dapat digenjot, antara lain pajak restoran, hotel, parkir, dan potensi pajak lainnya yang masih bisa dioptimalkan.
“Pemkot Cirebon harus memaksimalkan PAD dari sektor-sektor potensial seperti restoran, hotel, parkir dan lainnya. Ini penting agar pembangunan tetap berjalan meski ada pengurangan anggaran dari pusat,” tegasnya.
Selain aspirasi perbaikan jalan dan drainase, ada juga aspirasi terkait kebutuhan fasilitas kebersihan, terutama pengadaan gerobak sampah. Ia memastikan akan memperjuangkan usulan tersebut agar dapat diakomodasi.
“Aspirasi soal gerobak sampah juga kami terima. Ini akan kami kawal karena berkaitan langsung dengan kebersihan dan kesehatan lingkungan,” tutupnya. (Agus)














































































































Discussion about this post