KAB. KUNINGAN, (FC).- Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan, Ela Helayati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam gerakan literasi keuangan.
Ia menegaskan, literasi keuangan bukan sekadar soal uang, melainkan juga menyangkut karakter, disiplin, dan kemandirian ekonomi keluarga.
“Jika keluarga mampu mengelola keuangan dengan baik, mereka akan terhindar dari jerat utang konsumtif dan mampu membangun kehidupan yang lebih sejahtera,” ujar Ela dalam kegiatan bertajuk Literasi dan Inklusi Keuangan “Bijak Finansial, Aman Digital: Langkah Nyata Perempuan Melawan Kejahatan Keuangan.”, Senin (27/10).
Ela juga menyoroti fakta bahwa Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah pengguna pinjaman online (Pinjol) tertinggi di Indonesia.
Kondisi ini, katanya, menjadi alarm penting bagi peningkatan literasi keuangan, terutama di kalangan perempuan.
“Kita ingin perempuan Kuningan jadi pionir keluarga tangguh dan cerdas digital,” tegasnya.
Baca Juga: Literasi Keuangan dan Inklusi Keuangan, Simak Perbedaannya
Sementara itu, Direktur Utama Bank Kuningan, Dodo Warda menegaskan komitmen lembaganya dalam mendukung gerakan literasi keuangan di daerah.
“Bank Kuningan tidak hanya fokus pada layanan finansial, tapi juga aktif turun ke sekolah dan komunitas untuk memberikan edukasi. Karena masyarakat yang bijak mengelola uang, adalah masyarakat yang siap menatap masa depan,” ujarnya.
Dari OJK Cirebon, Panny Malangsari menambahkan, literasi keuangan merupakan perisai paling ampuh melawan kejahatan ekonomi digital.
Ia menekankan pentingnya peran perempuan sebagai pelopor gaya hidup finansial sehat dengan menabung, menghindari utang konsumtif, dan cermat bertransaksi digital.
Kegiatan ini menegaskan komitmen bersama antara pemerintah, lembaga keuangan, dan organisasi perempuan untuk membangun kesadaran baru, bahwa perempuan bukan hanya pengatur keuangan rumah tangga, tetapi juga agen perubahan ekonomi daerah.
Melalui literasi dan inklusi keuangan, perempuan Kuningan diharapkan tumbuh menjadi sosok yang mandiri, berdaya, dan menjadi garda depan dalam menciptakan keluarga tangguh di era digital. (Angga/Job/FC)
.











































































































Discussion about this post