MAJALENGKA,(FC).- Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIMPI) Kabupaten Majalengka menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Tahun 2020 di Hotel Fitra, Senin (27/9). Acara Muscab tersebut dihadiri Asda 1 Abdul Gani, perwakilan HIPMI Jawa Barat serta pengurus HIPMI se-wilayah 3 Cirebon.
Muscab HIPMI Kabupaten Majalengka mengusung tema “Peluang dan Tantangan Pengusaha Muda Indonesia dalam Pengelolaan Potensi Ekonomi Daerah di Era-digital”.
Dalam sambutannya, Ketua Umum BPC HIPMI Kabupaten Majalengka, H Bondan berharap Ketua HIPMI yang baru nanti harus bisa menjadi motor penggerak sehingga pengusaha dari luar yang masuk ke Kabupaten Majalengka, pertama yang mereka cari adalah HIPMI. Karena pada dasarnya mereka akan bekerja sama dan bersinergi dengan pemerintah.
“Dari itu ketua HIPMI yang baru diharapkan dapat melakukan terobosan dengan hal hdl yang baru pula,” ungkapnya
Sementara itu, Asda Pemerintahan Abdul Gani, yang hadir mewakili Bupati Majalengka menyampaikan, ada beberapa titik yang menjadi perhatian. Pertama, jaga kebersamaan, harus harmonis, jaga amanah, dan menciptakan inovasi dan kaloborasi.
Asda juga meminta dalam membangun inovasi ini pemerintah bukan saja menggunakan sumber dana APBD tapi juga dari sumber lainya.
“Pemerintah berharap agar pengusaha Majalengka harus menjadi cikal bakal dalam visi misi untuk memajukan Majalengka Raharja,” harapnya dihadapan para peserta Muscab HIPMI.
Sementara itu Ketua HIPMI terpilih Muhamad Afzal berharap kedepan dalam massa kepemimpinan dirinya ingin menjadikan HIPMI Kabupaten Majalengka sebagai sesuatu yang lebih berbeda. Dalam hal ini HIPMI Kabupaten Majalengka ingin mencoba kreafifitas dan bersinergi dengan pemerintah. “HIPMI Majalengka kedepan tidak sekedar menunggu fasilitas yang diberikan oleh pemerintah daerah, namun akan menggali potensi-potensi ekonomi yang ada baik dari sektor wisata dan sektoral lainya sehingga bisa bersinergi dengan pembanguan Majalengka Raharja,” pungkas Ketua HIPMI periode 2020 – 2023. (munadi)









































































































Discussion about this post