MAJALENGKA, (FC),– Sejumlah anak muda asal Indramayu terlibat dalam komplotan pencurian motor di Majalengka. Mereka berperan sebagai joki yang membawa kabur motor hasil curian dari kos-kosan mahasiswa.
Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian menyebut, total enam tersangka curanmor berhasil diamankan.
“Mereka semua masih muda, berasal dari Indramayu, dan terbukti melakukan pencurian motor di Sumberjaya serta Jatiwangi,” ujarnya saat konferensi pers di Mapolres Majalengka, Jumat (22/8).
Willy menjelaskan, peran para pelaku berbeda-beda. ada eksekutor yang merusak kunci motor dengan kunci T, ada juga joki yang langsung membawa motor keluar.
“Peran joki ini sangat penting bagi komplotan,” jelasnya.
Kronologi kasus dimulai pada 15 Juli, ketika dua tersangka mencuri motor Honda Scoopy di kos Desa Rancaputat, Sumberjaya.
Dua hari kemudian, empat tersangka lain kembali beraksi di kos GNR Surawangi, Jatiwangi, mencuri empat motor sekaligus.
Setelah laporan masuk, polisi melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap para pelaku curanmor di Indramayu pada 26 dan 28 Juli lalu.
“Kami amankan enam motor hasil curian beserta STNK, BPKB, dan kunci T,” kata Willy.
Willy menegaskan, keenam pelaku dijerat Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman tujuh tahun penjara. Kapolres Willy menegaskan akan terus menindak tegas jaringan curanmor demi menjaga keamanan masyarakat.
“Kami imbau masyarakat agar lebih berhati-hati, gunakan kunci ganda, dan jangan parkir sembarangan,” pungkas Willy. (Munadi)












































































































Discussion about this post