Sementara itu, ketua SADESHA, KH. Lukman Hakim menyampaikan, kegiatan ini merupakan angkatan ke-7, dan terdapat 7 keistimewaan dari angkatan sebelumnya.
“Keistimewaan itu yakni dilaksanakan di sayyidul ayyam atau hari Jum’at, kemudian peserta lebih dari 200 atau tepatnya 224,” tuturnya.
Ia melanjutkan, jumlah itu hanya dari kabupaten Cirebon saja dan ini merupakan kontribusi terbesar dari kabupaten Cirebon.
“Keistimewaan lainnya yakni dibuka langsung oleh Wakil Gubernur dan terdapat materi wawasan kebangsaan serta wawasan keislaman,” ujar kiai dari Babakan Ciwaringin itu
Keistimewaan terakhir, lanjut dia, di akhir kegiatan akan diberikan ijazah do’a dari al-Qur’an yang akan disampaikan oleh KH. Cecep Abdullah Syahid selaku ketua PW JQHNU Jawa Barat
Ketua PW JQH NU Jawa Barat, KH. Cecep Abdullah Syahid mengungkapkan, kegiatan diklat ini merupakan kerjasama atau sinergisasi pemprov Jawa Barat dengan PW JQHNU.
“Harapannya dengan terselenggarakannya kegiatan ini akan terus bisa mensinarkan al-Qur’an di bumi Jawa Barat,” tandasnya.(Indah)















































































































Discussion about this post