KUNINGAN, (FC).- Setelah hampir tujuh tahun bergerak dengan segala keterbatasan, relawan penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Kuningan akhirnya memiliki satu unit ambulans operasional.
Selama ini, para relawan menjemput pasien dari jalanan, mengantar ke rumah sakit, hingga menelusuri keluarga hanya menggunakan sepeda motor dan dana patungan.
Ambulans tersebut merupakan bantuan dari Anggota DPR RI Komisi XII Fraksi Gerindra, Rokhmat Ardiyan, melalui Yayasan Berkah Bersama Masyarakat.
Penyerahan dilakukan langsung di Vila Pendopo H Rokhmat Ardiyan, Cisantana, Selasa (18/2).
Bantuan itu diterima Yoyon Suryono didampingi Agung Prasetya bersama Relawan Peduli Masyarakat Kuningan (RPMK).
Yoyon menjelaskan, gerakan yang kini terwadahi dalam Yayasan Pelita Jiwa Ciayumajakuning berfokus pada penanganan ODGJ terlantar di jalan. Mulai dari evakuasi, rujukan medis, hingga pemulangan ke keluarga.
“Kami relawan yang menangani ODGJ jalanan. Kalau ditemukan, kami bawa ke rumah sakit. Kalau identitasnya belum diketahui, kami titipkan ke yayasan mitra sampai ada penanganan lanjutan,” ujar Yoyon.
Ia mengungkapkan, kendala terbesar selama ini adalah ketiadaan kendaraan operasional. Banyak evakuasi darurat dilakukan dengan sepeda motor, bahkan dalam kondisi berisiko.
Untuk menelusuri keluarga pasien ke luar kota, relawan harus menyewa mobil dari hasil iuran bersama.
“Untuk sewa kendaraan dan bensin kami patungan. Bahkan biaya penitipan pasien di yayasan mitra juga patungan. Misalnya tiga pasien satu juta rupiah, itu hasil urunan relawan,” katanya.
Meski serba terbatas, kinerja relawan terbilang signifikan. Dalam setahun, rata-rata sekitar 100 ODGJ berhasil ditangani hingga kembali ke keluarga. Dalam lima tahun terakhir, sedikitnya 600 orang telah dipulangkan, termasuk mereka yang sebelumnya terlantar bertahun-tahun di jalanan.
Yoyon menegaskan, prinsip relawan adalah penanganan menyeluruh hingga tuntas, bukan sekadar memindahkan pasien dari ruang publik.
“Penanganan kami dari nol sampai selesai. Kalau belum tuntas, kami tidak berhenti. Ini murni kemanusiaan. Tidak bisa hanya diamankan lalu dilepas lagi ke jalan,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Yoyon juga menyampaikan apresiasi atas bantuan ambulans tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pak Rokhmat Ardiyan, Ibu Hj Dian Puspita, dan Yayasan Berkah Bersama Masyarakat. Selama lima tahun kami bergerak, ini pertama kalinya kami memiliki ambulans. Bantuan ini sangat berarti dan akan langsung kami gunakan untuk menolong ODGJ terlantar,” ungkapnya.
Gerakan ini berjalan melalui kolaborasi relawan ODGJ Ciayumajakuning dan RPMK, yang saling berbagi peran dalam evakuasi, rujukan medis, serta operasional lapangan.
Hadirnya ambulans pertama setelah tujuh tahun pengabdian menjadi momentum penting. Selain mempercepat respons, kendaraan tersebut diharapkan membuat proses evakuasi dan pengantaran pasien lebih aman dan bermartabat.
“Ini bukan sekadar mobil, tapi penopang perjuangan kami di lapangan. Semoga makin banyak ODGJ terlantar yang bisa kita selamatkan dan dipulangkan ke keluarganya,” tutup Yoyon. (Angga)












































































































Discussion about this post