KUNINGAN, (FC).- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berencana meresmikan Pasar Kepuh Kuningan pada Sabtu besok. Namun hingga hari ini penyempurnaan kondisi Pasar Kepuh membuat Bupati Kuningan cukup kecewa.
Terlihat Bupati Kuningan H. Acep Purnama melihat kondisi jalan yang sedang dan akan dilakukan hotmix, kemudian fasilitas lainnya seperti drainase yang masih kurang sempurna, dan pemagaran sisi luar pasar yang berbatasan dengan sungai yang belum tuntas.
Terlebih, Bupati sempat kecewa dengan masih banyaknya los yang kosong di gedung baru dibangun, sedangkan masih ada pedagang yang berdagang di luar area tersebut. Bahkan adanya pedagang yang berjualan melebihi batas area yang telah disediakan sehingga kesan sempit jalan di pasar dan kumuh masih nampak.
Mengetahui kondisi tersebut, Bupati sempat menyentil Kabid dan Kasi dari Diskopdagperin yang bertanggungjawab di Pasar Kepuh untuk bisa mematuhi dan menjalankan kebijakan yang sudah ada.
Kepada wartawan, Bupati Kuningan H. Acep Purnama menyampaikan kedatangannya ke Pasar Kepuh ini untuk melihat kesiapan peresmian Pasar Kepuh yang rencananya dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat pada Sabtu besok.
“Pak Gubernur kan mau ke Kuningan Sabtu besok, acara Bubos 6 sekaligus meresmikan Pasar Kepuh ini. ini kan anggaran dari Provinsi Jawa Barat, wajar saja kalau Pak Gubernur yang meresmikan, dan ingin melihat hasilnya,” kata Acep.
Tapi, hari ini Acep mengaku kecewa, karena dia melihat masih banyak yang perlu dilakukan penyempurnaan, sedangkan waktu pelaksanaan sudah sangat dekat.
“Saya minta kerjasamanya lah kepada Indag, disini ada Kabid dan Kasi, tolong jalankan, jangan ada kebijakan sendiri – sendiri,” sindir Acep.
Waktu yang sangat singkat ini, Acep masih berusaha optimis untuk bisa meyelesaikan kekurangan, dan berharap cuaca mendukung, sehingga ketika Gubernur datang tidak mencoreng mukanya.
“Gak tau selesai tidak ini dua hari, semoga bisa kekejar. Dan saya juga minta kesadaran para pedagang. Kita harus tegas,” ungkap Acep. (Ali)












































































































Discussion about this post