MAJALENGKA, (FC).– Sepanjang Januari hingga Mei 2025, tercatat sebanyak 1.081.195 perjalanan wisatawan nusantara asal Majalengka ke berbagai kabupaten atau kota lain di Indonesia.
Angka ini mengalami kenaikan sebesar 23,82 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kondisi ini mencerminkan tingginya partisipasi masyarakat Majalengka dalam kegiatan wisata antardaerah.
“Begitupun jumlah perjalanan wisatawan nusantara dari Kabupaten Majalengka ke kabupaten/kota lain tercatat sebanyak 208.027 perjalanan. Dibandingkan bulan sebelumnya (April 2025), jumlah tersebut mengalami penurunan sebesar 21,01 persen,” demikian laporan resmi tersebut,yang diterima Fajar Cirebon,Sabtu (26/7).
Penurunan di bulan Mei 2025 tersebut juga selaras dengan tren pasca-libur Idul Fitri. Seperti diketahui, April 2025 menjadi puncak mobilitas tahunan masyarakat Majalengka karena momentum mudik dan liburan panjang.
Tujuan perjalanan terbanyak pada Mei 2025 masih berada di wilayah sekitar, antara lain Kabupaten Cirebon (26.242 perjalanan), Kuningan (20.946), dan Indramayu (13.101). Hal ini menunjukkan orientasi wisata lokal yang masih berbasis kawasan regional Jawa Barat.
Di sisi lain, penurunan cukup tajam terlihat dari beberapa tujuan seperti Kabupaten Garut yang turun 38,65 persen, Kabupaten Bandung 51,9 persen, dan Kabupaten Sukabumi 35,38 persen.
Sepanjang Januari hingga Mei 2025, tercatat sebanyak 1.536.589 perjalanan wisata Nusantara menuju Majalengka. Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 20,02 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menandakan tren pertumbuhan positif di sektor pariwisata domestik daerah ini.
“Wisnus yang tercatat melakukan perjalanan tujuan ke Kabupaten Majalengka pada Mei mencapai 256 ribu perjalanan. Wisatawan Nusantara (Wisnus) yang melakukan perjalanan tujuan Majalengka pada Mei 2025 tercatat sebanyak 256 ribu perjalanan, atau turun 42,96 persen dari bulan sebelumnya yang berjumlah 449 ribu perjalanan.” tulis laporan tersebut. (Munadi)















































































































Discussion about this post