KAB. CIREBON, (FC).- Pelaksanaan donor yang secara rutin digelar di SMA Negeri 1 Babakan Kabupaten Cirebon Selasa (20/5) mendapatkan 49 labu darah.
Koordinator pelaksana donor darah SMAN 1 Babakan, Didi Duladi kepada FC menjelaskan, dalam pelaksanaan donor di sekolahnya selalu mendapat respon baik dari para siswa.
Sehingga dalam setiap pelaksanaan selalu mendapatkan lebih dari 100 labu. Namun saat ini hanya mendapat 49 labu dari 51 pendonor yang mendaftarkan.
Permasalahannya karena pendonor yang biasanya didominasi kelas 12 tersebut, kini sudah melaksanakan pelulusan sekolah.
Dijelaskannya, kendala pada kelas 10 dan kelas 11 terutama pada persyaratan pendonor yang harus minimal berusia 17 tahun.
Sementara kelas 10 dan 11 didominasi usia di bawah 17 tahun. Hal itu tentu ada persyaratan lain seperti tensi darah, belum pernah donor selama 3 bulan kebelakang dan persyaratan lainnya.
“Untuk pelaksanaan donor saat ini hanya diikuti siswa yang sudah berusia 17 tahun dan ditambah para guru dan pegawai SMAN 1 Babakan, meski demikian Alhamdulillah kita masih mendapat 49 labu,” jelasnya.
Lanjut dijelaskan Didi, pihaknya memang sengaja memilih donor darah di sekolahnya untuk dijadikan kegiatan rutin dengan harapan siswa-siswi dan guru serta pegawai di lingkungan SMAN 1 Babakan bisa ikut andil dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama untuk kebutuhan darah.
Selain itu, untuk pembelajaran bagi para siswa akan dampak positif bagi pendonor selain sebagai bentuk untuk menunjukkan bakti kepada masyarakat, bukan hanya dengan belajar secara umum, namun menunjukan kepeduliian mereka kepada sesama dengan mendonorkan darah.
“Manfaat donor, selain untuk tetap menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat, salah satunya dengan rutin mendonorkan darah, dengan menyumbangkan setetes darah yang kita lakukan akan sangat bermanfaat untuk kemanusiaan, ” terangnya. (Nawawi)










































































































Discussion about this post