KOTA CIREBON, (FC).- Arus balik Lebaran 2026 di Jalur Pantai Utara (Pantura) wilayah Kota Cirebon menunjukkan meningkatnya volume kendaraan. Kendaraan yang melintas didominasi sepeda motor, Selasa (24/3) malam.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon mencatat rata-rata kendaraan yang melintas mencapai 3.264 unit per jam pada malam hari. Tingginya angka ini mencerminkan padatnya mobilitas masyarakat, khususnya pengguna roda dua.
Kepala Dishub Kota Cirebon, Andi Armawan mengungkapkan berdasarkan pemantauan sejak pukul 00.00 hingga 20.00 WIB, jumlah kendaraan yang mengarah ke Jakarta mencapai 78.343 unit.
Dari total tersebut, sepeda motor mendominasi dengan jumlah 68.364 unit. Sementara sisanya merupakan kendaraan roda empat, angkutan barang, hingga transportasi umum yang turut memadati jalur arteri Pantura.
“Fenomena ini menunjukkan bahwa sepeda motor masih menjadi pilihan utama masyarakat dalam melakukan perjalanan arus balik,” ujarnya kepada wartawan.
Menurut Andi, tren peningkatan volume kendaraan ini tidak terlepas dari mulai bergeraknya pemudik secara bertahap kembali ke kota tempat mereka bekerja. Tahun ini, arus balik diperkirakan terjadi dalam dua gelombang.
“Gelombang pertama diprediksi berlangsung hingga malam hari ini, sementara lonjakan berikutnya diperkirakan terjadi pada 28 hingga 29 Maret 2026,” katanya.
Untuk mengantisipasi kepadatan, Dishub Kota Cirebon terus melakukan pengawasan dan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik rawan, khususnya di jalur arteri Pantura yang menjadi urat nadi pergerakan kendaraan lintas daerah.
Selain itu, masyarakat yang tengah melakukan perjalanan arus balik diimbau untuk tetap mengutamakan keselamatan, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan guna menjaga kelancaran dan keamanan bersama. (Agus)

















































































































Discussion about this post