MAJALENGKA, FC.- Sempat ditutup sementara pelayanan di Puskesmas Ligung pada Senin (23/11) sampai Rabu (25/11), buntut adanya seorang tenaga kesehatan positif covid 19, dan mulai dibuka pada kamis (26/11).
Kini, Puskemas Ligung ditutup kembali karena hasil dari test swab kepada 80 karyawannya yang di gelar pada Senin (23/11), sebanyak 10 tenaga kesehatan dinyatakan positif covid 19.
Penutupan sementara ini untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19, maka pelayanan di Puskesmas Ligung ditutup kembali mulai senin-kamis (30/11-3/12) dan baru buka pada Jumat (4/12).
Dari jumlah 10 orang yang positif covid 19, hasil test swab Senin kemarin, seorang diantaranya adalah masyarakat yakni suami dari nakes yang terlebih dahulu dinyatakan positif covid 19.
Penutupan sementara Puskesmas Ligung tersebut dibenarkan oleh Kepala Puskesmas Ligung Hj.Eli Yiliawati melalui pesan singkat yang diterima FC pada Senin siang (30/11).
“Ya betul mulai Senin ini pelayanan Puskesmas Ligung ditutup sementara, dan buka kembali pada Jumat (4/12) mendatang,” ujar Kapus Eli dalam pesan singkatnya.
Lebih jauh dijelaskan Hj.Eli, penutupan sementara pelayanan bagi masyarakat, menyusul keluarnya hasil swab kepada 80 karyawan yang dilakukan pada Senin kemarin.
Dari 80 orang yang di swab hasilnya 10 orang positif covid 19, dengan rincian 9 orang karyawan Puskesmas Ligung dan seorang masyarakat yang kebetulan suami dari nakes yang positif covid 19 hasil swab terdahulu.
“Dari itu masyarakat diharap sabar dan mengerti atas penutupan sementara pelayanan yang ada di Puskesmas Ligung,” tutur Kapus Eli.
Pantauan FC pada Senin siang Puskesmas Ligung nampak sepi, dimana gerbang pintu masuk digembok serta ada tempelan pengumuman bahwa Puskesmas Ligung tutup sementara dan mulai buka pada jumat mendatang.
Informasi yang didapat, hasil dari swab yang dilakukan pada tanggal 23 November 2020, terdapat 10 yang positif covid 19. Rincianya 9 nakes dan seorang masyarakat. Bahkan dari nakes tersebut diantaranya dua dokter yang biasa bertugas di Puskesmas tersebut juga positif Covid-19. (Munadi)
















































































































Discussion about this post