KUNINGAN, (FC).- Seperti diberitakan sebelumnya, sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan DPRD Kabupaten Kuningan, Sekertariat DPRD pada Kamis (9/7) menggelar Rapid Tes bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan.
Usai pelaksanaan Rapid Tes ini, dr. H. Denny Mustofa selaku Juru Bicara penanganan Covid-19 di Kabupaten Kuningan menjelaskan, sesuai rekap data terdapat 29 orang yang mengikui Rapid Tes ini, dengan hasil ada salah satu Anggota DPRD yang hasil tesnya adalah Reaktif samar.
“Bukan Positif, tapi reaktif samar-samar, akan diswab besok atau paling lambat sabtu,Tim Medis Covid-19 Kabupaten Kuningan memutuskan untuk rapid yang hasilnya samar kita anggap reaktif sehingga perlu dipastikan dengan pemeriksaan swab,” jelasnya.
Satu anggota DPRD yang hasil tesnya adalah reaktif samar tersebut adalah Rosalina Deviyanti.
Mengetahui hasil Rapid Tesnya Reaktif samar, untuk memastikan dan kenyamanan dirinya, Rosalina Deviyanti sore harinya melakukan Rapid Tes ulang di RS. Putra Bahagia Cirebon, dan hasilnya adalah Non-reaktif.
“Dari DPRD saya ke rumah dulu, berangkat sekitar setengah limaan sampai sana jam 6an karena macet, Rapid Tes ulang nunggu dua jam dan langsung keluar hasilnya, Alhamdulillah Non-reaktif,” jelasnya sambil menunjukan Surat Keterangan hasil pemeriksaan dan Bukti hasil Laboratorium RS. Putra Bahagia.
Walaupun hasil tes reaktif Rapid belum tentu positif Corona, namun dirinya sangat menyayangkan pihak Dinkes yang melakukan Rapid Tes pertama tidak menawarkan tes ulang pada saat itu, dan baru ditawarkan Rapid Tes ulang besoknya.
“Kan disitu reaktif, kenapa Dinkes tidak cepat mengambil langkah, kenapa harus menunggu besok, tidak ada penawaran tes ulang saat itu juga, bukan berarti karena harus ke Bandung atau apa, walaupun kalau reaktif rapid kan belum tentu positif corona, tapi kan tetap aja orang awam tahunya menjalur ke Corona, pihak Dinkes kurang tanggap dalam hal ini,” lanjutnya.(Bambang)











































































































Discussion about this post