MAJALENGKA, (FC).- Puluhan santri Pondok Pesantren Al Qur’aniyyah, Kabupaten Majalengka yang dinyatakan positif Covid-19 dipindahkan dari Ponpes ke gedung Sanggar Kegiatan Balajar (SKB) Majalengka untuk menjalani karantina.
Pantauan di lapangan, sebayak 33 orang santri yang positif Covid-19 itu dipindahkan dengan menggunakan kendaraan operasional pondok pesantren dan ambulance Puskesmas Majalengka Wetan.
Namun untuk 4 orang santri lainnya lebih memilih menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing, dibanding tempat yang disediakan oleh Pemkab Majalengka yakni SKB.
Hingga Rabu (16/6), santri yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 37 santri, dari yang sebelumnya hanya 35 santri.
Lurah Majalengka Wetan, Rowatty mengatakan, pemerintah Kabupaten Majalengka memfasilitasi tempat isolasi bagi puluhan santri yang sebelumnya diisolasi di pondok pesantren Al Qur’aniyyah ke gedung SKB sebagai tempat karantina bagi pasien Covid-19 yang masuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG).
Hal ini dilakukan agar mereka yang melakukan isolasi dapat terpantau, berbeda dengan isolasi mandiri di rumah masing masing.
“Santri Al Qur’aniyyah semuanya kita pindahkan ke gedung SKB tempat karantina pasien OTG, namun ada empat santri yang meminta isolasinya dirumah sendiri, kami tidak bisa memaksakan, yang penting mereka wajib melakukan karantina,” kata Rowatty kepada wartawan.
Santri yang akan menjalani isolasi, kata Rowatty hanya membawa pakaian secukupnya dengan menggunakan kantong plastik.
Lalu diarahkan oleh satgas Covid-19 Kecamatan Majalengka Wetan untuk menempati ruangan masing-masing yang telah ditentukan sebelumnya.
“Lokasi isolasi pria dan wanita di tempatkan dengan lokasi yang berbeda namun masih satu area di gedung SKB. Sementara untuk semua kebutuhan logistik selama isolasi sepenuhnya dijamin oleh pemerintah daerah,” katanya.
Nampak petugas berpakaian APD lengkap dibantu anggota Koramil Majalengka, membagikan keperluan para santri yang diisolasi, mulai dari makanan, vitamin, masker dan kebutuhan yang lainnya.
Nampak beberapa santri masih terlihat malu-malu. Mereka menerima pembagian makanan dan vitamin lewat jendela.
Ada juga santri yang berani keluar dan tak keberatan untuk diambil gambarnya.
Hingga saat ini di Kabupaten Majalengka untuk data kasus terkonfirmasi positif Covid-19 setiap harinya terus mengalami peningkatan.
Hingga Rabu (16/6) tercatat sebanyak 4.074 kasus positif dengan angka meninggal dunia sebanyak 306 orang, 3.301 orang dinyatakan sembuh sementara 467 masih menjalani perawatan. (Munadi)












































































































Discussion about this post