KAB. CIREBON, (FC).- Sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar, PT. Chinli International Footwear Materials Indonesia menggelar kegiatan donasi sembako bagi warga Desa Damarguna, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon, pada Jumat (6/3/2026).
Donasi sembako PT. Chinli ini didistribusikan kepada 100 orang jompo dan manula, serta paket kebutuhan sekolah untuk 50 anak anak yatim piatu
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk berkontribusi pada daerah tempat beroperasi, ini tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga memperkuat hubungan kerja sama antara pihak swasta dan masyarakat lokal.
CEO PT. Chinli International Footwear Materials, Mr. Hsieh Ming Hui, menyampaikan bahwa tujuan mendasar pendirian pabrik di wilayah Desa Damarguna bukan hanya berkaitan dengan aktivitas bisnis semata, tetapi juga untuk menjalin hubungan erat dengan daerah tersebut.
“Kami ingin dapat memberikan kontribusi yang baik bagi masyarakat sekitar. Prioritas kami adalah membantu anak-anak yang kurang beruntung dan orang-orang tua yang tidak memiliki kemampuan untuk menghasilkan penghasilan sendiri. Kami akan melakukan segala upaya yang mungkin untuk membantu mereka menjalani kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.
Menurut Mr. Hsieh, perusahaan melihat Desa Damarguna sebagai “rumah kedua” yang patut diperhatikan dengan serius. Selain memberikan bantuan langsung seperti donasi sembako, pihaknya juga berkomitmen untuk menyediakan peluang kerja yang layak bagi warga lokal.
“Kami berharap dapat membangun hubungan baik dengan masyarakat setempat. Jika ada kebutuhan yang bisa kami bantu tangani, kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan dukungan,” jelasnya.
Rencana ke depan pihaknya akan mengadakan 1-2 acara penting, dengan fokus utama pada bulan suci Ramadan.
“Kita ingin memberikan kontribusi nyata, terutama kepada anak-anak yatim, atau sekolah-sekolah yang masih membutuhkan bantuan. Momen ini sangat berharga, dan kita berharap bisa menyentuh hati banyak orang.” ungkapnya.
Mr. Hsieh, menambahkan, selain program bantuan sosial, perusahaan juga tengah mengembangkan langkah strategis untuk mendukung perkembangan Sumber Daya Manusia ( SDM) lokal. Dengan merencanakan program pelatihan khusus bagi siswa SMA di daerah sekitar.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan keterampilan siswa agar mereka siap bersaing di dunia kerja.
“Kami berharap dapat bekerja sama dengan pihak sekolah untuk menyelenggarakan pelatihan ini. Dengan demikian, kita bisa memastikan bahwa generasi muda di sini memiliki bekal yang cukup untuk meraih kesempatan kerja yang lebih baik,” ujarnya.
Menurutnya, saat ini jumlah tenaga kerja PT. Chinli mencapai sekitar 400 orang, dengan target peningkatan menjadi 1200 orang ke depannya seiring dengan pertumbuhan bisnis yang signifikan.
“Perusahaan kita sedang berkembang pesat, dan perubahan yang kita alami sejak awal pendirian hingga saat ini sungguh luar biasa. Kami ingin pertumbuhan ini juga berdampak positif bagi masyarakat sekitar,” jelas Mr. Hsieh.
Sementara Kuwu Damarguna, Taufik, didampingi Sekretaris Karang Taruna Insan Bangkit Mandiri Desa Damarguna , Arif Wijiono mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas dukungan yang diberikan oleh PT. Chinli International Foodwear Materials Indonesia.
Menurutnya, bantuan yang diberikan kepada 150 penerima manfaat warganya ini sangat berarti bagi kesejahteraan warga desa. Ia pun sangat menghargai kerjasama yang terjalin antara perusahaan dan pemerintahan desa, terutama dalam hal menjaga keamanan serta menyediakan lapangan pekerjaan bagi warga lokal.
” Bantuan sembako yang diberikan kepada warganya ini sangat membantu dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kami berharap lebih banyak perusahaan di daerah kami dapat mengikuti jejak PT. Chinli, baik dalam hal menyediakan lapangan kerja maupun melakukan kegiatan kepedulian sosial,” harapnya.
Taufik menambahkan bahwa kehadiran perusahaan di Desa Damarguna telah memberikan dampak positif yang nyata.
“Sebelumnya, banyak warga yang menganggur, namun kini mereka memiliki kesempatan untuk mendapatkan penghasilan melalui pekerjaan di pabrik tersebut.” pungkasnya. (Nawawi)










































































































Discussion about this post