KAB. CIREBON, (FC).- Menjelang Ramadan hingga Idul Fitri. Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Jati Kabupaten Cirebon bakal meningkatkan pelayanan terhadap pelanggannya.
Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Jati Kabupaten Cirebon, H Suharyadi menyampaikan, pihaknya sudah mengantisipasi di momen bulan suci Ramadan hingga hari raya Idul Fitri jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Bahkan, untuk memenuhi kebutuhan air minum bagi para pelanggan serta pemenuhan bantuan air saat Ramadan dipastikan aman.
“Kita sudah cek baik sumber air maupun pelayanan di Perumda ini dari 4 pelayanan WTP dan 5 sumber air yang kita miliki, kita sudah survei ke lokasi kondisinya masih konsisten yaitu 685 kubik perdetik. Sampai sekarang masih cukup aman,” kata Suharyadi, Kamis (8/4).
Pihaknya juga terbuka apabila ada pelanggan yang menemui kendala, untuk konfirmasi agar segera ditindaklanjuti.
“Biasanya ada safari Ramadan, kalau tahun kemarin memang tidak melakukan. Saat safari Ramadan kami biasanya mendukung program pemerintah daerah itu dengan memberikan tanki air untuk wudu di wilayah-wilayah yang menjadi tempat safari ramadan,” kata Suharyadi.
Ia menjelaskan, kebutuhan air di masyarakat saat Ramadan memang tidak terlalu drastis. Hanya saja ada jam-jam puncak yang kebutuhan airnya meningkat. Yakni seperti menjelang berbuka puasa dan menjelang sahur hingga subuh.
“Kecuali pada jelang Idul Fitri. Kebutuhan air di masyarakat biasanya meningkat karena banyak yang mudik. Kita akan berupaya mengantisipasi menjelang Ramadan hingga Idul Fitri supaya jangan ada kendala atau gangguan air di pelanggan,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan, kaitan dengan tarif atau harga air minum bagi para pelanggan saat ramadan hingga idul fitri tidak ada penurunan.
Sebab, kata dia, soal tarif sudah ditentukan dalam peraturan bupati (Perbup) yang mengatur hal itu. Namun, upaya peningkatan pelayanan agar tidak ada gangguan dan lainnya, akan terus dilakukan.
“Untuk harga atau tarif di bulan Ramadan kita mengacu kepada Perbup yang sudah ada mengenai tarif di Perumda, jadi kita tidak ada penurunan, tapi kita tingkatkan pelayanannya,” pungkasnya. (Ghofar)











































































































Discussion about this post