“Dalam beberapa kali kunjungan Gubernur ataupun Wakil Gubernur ke Majalengka belum pernah ada pembahasan khusus tentang wacana itu,” imbuhnya.
Masih dikatakan Wakil Bupati, kalau wacana pemindahan ibukota tersebut benar akan terjadi, pihaknya berharap pemerintah provinsi bisa lebih intens komunikasi.
” Ya kalau memang sudah fiks akan dilaksanakan, kita berharap pemerintah provinsi bisa lebih serius lagi dalam membangun komunikasi dengan daerah,” harapnya.
Terpisah Tete Sukarsa, seorang tokoh masyarakat Majalengka Utara menyambut baik kalau memang benar wacana pemindahan ibu kota Provinsi Jabar pindah ke wilayah Majalengka. Karena secara geografis memang mendukung ke arah tersebut.Tapikan wacana itu kini sepi kembali tidak seramai saat awal.
“Pernah dengar si isu tersebut, tapi ya ga tahu kelanjutannya. Karena sampai saat ini wacana tersebut menghilang begitu saja,” ujar mantan politisi PAN.
Namun kata Tete, masyarakat juga harus dipersiapkan terkait SDM nya. Karena bagaimanapun juga kalau wacana itu terwujud maka tingkat daya pikir yang matang juga sangat diperlukan. (Munadi)















































































































Discussion about this post