Menurut Yoyo, selain tujuan utamanya menggalakan olahraga badminton dan memfasilitasi para pecinta badminton khususnya masyarakat Desa Gunungsari, diharapkan akan mampu menyumbang PADes.
Karena gedung olahraga badminton tersebut nantinya akan dikelola oleh BUMDes yang mana nantinya akan mampu menyumbang PADes bukan saja dari hasil sewa namun dari kantin.
“Selain membuat masyarakat sehat juga diharapkan bisa menyumbang PADes,” ucapnya.
Anggaran pembangunan tersebut secara keseluruhan sekitar Rp1,4 miliar dimana anggaran tersebut berasal dari anggaran Dana Desa (DD) tahum 2018, 2019 dan 2020 dengan total anggaran mencapai sekitar Rp800 juta sedangkan sisanya berasal dari swadaya masyarakat.
Pada pencairan DD tahap 1 tahun 2020 nanti diharapkan seluruh pembangunan gedung balai desa sudah bisa mencapai 100 persen.
“Pencairan DD tahap 1 tahun 2020 akan dialokasikan untuk finishing dan segera bisa dipergunakan,” tegas Yoyo. (Nawawi)












































































































Discussion about this post