KAB. CIREBON, (FC),- Pasar Ciledug yang merupakan salah satu pasar milik Pemda Kabupaten Cirebon, sampai saat ini belum memiliki Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Akibatnya, pembuangan sampah tidak terkontrol.
Mengatasi hal tersebut, pihak pengelola pasar bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon akan memanfaatkan lahan parkir pasar.
Kemudian ditempatkan kontainer bak sampah beserta mobilnya sebagai TPS darurat, sampai memiliki TPS yang permanen, dengan pola langsung angkut setiap hari.
Hal itu disampaikan Kabid Kebersihan dan Pertamanan DLH Kabupaten Cirebon, Rio Eka Nanjaya, saat meninjau lokasi yang akan ditempatkan kontainer bak sampah di Pasar Ciledug Kabupaten Cirebon, Selasa (27/7).
Menurutnya, dari hasil penyisiran beberapa titik TPS liar yang berada tidak jauh dengan lokasi Pasar Ciledug .
Ada kemungkinan merupakan sampah yang berasal dari sekitar Pasar Ciledug.
Diakuinya, sampai saat ini Pasar Ciledug belum memiliki TPS, karena TPS yang pernah ada sempat diprotes warga hingga akhirnya TPS tersebut ditutup dan kini berubah menjadi bangunan lain.
“Solusinya akan kita tempatkan kontainer bak sampah . Cuma bedanya mobil stand by sehingga ketika sampah penuh langsung diangkut kita akan melakukan pengangkutan setiap hari,” ungkapnya.
Dijelaskan Rio, pihaknya sengaja melakukan survei lokasi si bersama pengelola Pasar Ciledug untuk menempatkan posisi mobil beserta kontainernya.
Setelah itu, dari hasil survey, rencana mobil dan kontainernya tersebut akan ditempatkan di lokasi areal parkir pasar.
Diakuinya, posisi penempatan mobil kontainer sampah tersebut akan mengganggu sudut pandang pasar.
Namun karena kondisinya darurat, sebagai antisipasi agar sampah pasar tidak tercecer kemana-mana, maka penempatan mobil kontainer sampah di lahan parkir sementara. Dan hal ini dari hasil koordinasi bersama dengan pihak pengelola pasar.
“Kita lihat nanti pelaksanaannya Seperti apa Ini kan baru awal Apakah memang terbaik di sini ataukah akan ditempatkan di lokasi lainnya, “terang Rio. (Nawawi)














































































































Discussion about this post