MAJALENGKA, (FC).- Baru menjabat beberapa bulan, Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), Letjen TNI Dudung Abdurrahman beserta rombongan mengunjungi markas Batalyon Infanteri Raider (Yonif) 321 GT Majalengka, Kamis (29/7).
Kunjungan ini dimaksudkan untuk pengecekan fisik bangunan pangkalan markas dan perumahan Yonif 321 GT Majalengka.
“Saya sangat bersyukur dapat berkumpul bersama seluruh prajurit dan keluarga di batalyon Yonif 321/R/GT Kostrad ini, tadi saya sudah keliling ke pangkalan. Kesan saya lingkungan disini sangat rapi, perumahan juga sudah banyak perbaikan tinggal kita menjaga dan merawatnya,” kata Letjen TNI Dudung Abdurrahman melalui keterangan pers-nya yang diterima wartawan.
Panglima Kostrad juga menghimbau kepada anggota TNI AD yang mendapatkan tugas untuk membantu selama masa pandemi untuk tetap menjaga kesehatan dan tidak terbawa stres.
“Di masa pandemi Covid-19 ini saya harap anggota tidak ada yang stres dan panik tetap laksanakan protokol kesehatan yang ketat,” imbaunya.
Lebih lanjut dia menekankan apabila ada anggota TNI angkatan darat yang kedapatan sakit untuk segera dilakukan pengecekan sesuai prosedur yang berlaku.
“Apabila ada anggota yang merasa sakit harus melaksanakan penanganan sesuai prosesur oleh petugas kesehatan, kepada ibu-ibu Persit agar memberikan pelayanan terbaik kepada suami, dan selalu memberi semangat dan dukungan kepada sang suami,” tekannya.
Kedatangan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen TNI Dudung Abdurrahman didampingi Ketua Persit KCK PG Kostrad Ny Rahma Dudung Abdurachman, Mayjen TNI Dedy Kusmayadi (Pangdiv I Kostrad ) beserta istri.
Kemudian Para Asisten jajaran divif 1 kostrad, Mayjen TNI Ilyas Alamsyah (Irkostrad), Brigjen TNI Ardiheri (Kapoksahli Pangkostrad), Brigjen TNI Parwito (Aspers Kaskostrad), Brigjen TNI Bagus Suryadi Tayo (Ws. Asops Kaskostrad), Letkol Inf Herry Purwanto (Danbrig 13/Galuh/I Kostrad ). (rls/FC).















































































































Discussion about this post