Di sisi lain mengajak dan mendorong masyarakat untuk tetap produktif walau wabah pandemic Covid-19 masih berlangsung, dengan membeli produk lokal.
Kemudian mengawal sektor pertanian tetap produktif dari mulai tersedianya pupuk bersubsidi hingga ketersediaan air irigasi pertanian untuk lahan para petani.
“Jika himbauan yang kita berikan kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dan mau membeli produk lokal daerah maupun nasional. Dan sektor pertanian kita berjalan tanpa hambatan. Saya optimis perekonomian Indramayu tetap aman dan baik-baik saja,”ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan Oni. S Ketua DPC Alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) Kabupaten Indramayu, bahwa sektor pertanian terbukti paling ampuh menepis terjadinya resesi perekonomian terlebih ditengah wabah pandemic Covid-19.
“Seperti tahun 1998, kemudian 2008 tetap terbukti dan sekarang wabah pandemic Covid-19 yang banyak diprediksikan berdampak pada jatuhnya ekonomi terbukti pertumbuhan sektor pertanian tumbuh 12,59 %. Ini sebagai bukti dan kewajiban kita bahwa sektor pertanian di Indramayu harus tetap didorong oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu,” ungkapnya. (Agus)















































































































Discussion about this post