Ditambahkan Ono, PAC kedepannya diwajibkan menggelar rapat dua kali dalam satu bulan untuk membahas segala permasalahan masyarakat yang terjadi di wilayahnya masing-masing.
“Kalau ada pengurus PAC yang bisa membantu masyarakat, entah itu membantu mengurus di Rumah Sakit ataupun yang lainnya. Kan pengurus PAC bisa menjadi terpandang dan disegani,” tutur Ono.
Sementara, Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon Rudiana menerangkan, pelaksanaan Musancab ini dilaksanakan serentak Se-Kabupaten Cirebon. Namun karena masih dalam situasi pandemi Covid-19, maka pelaksanaan Musancab yang melibatkan 40 Kecamatan akan dibagi dalam beberapa termin.
“Pastinya pelaksanaan Musancab tetap memperhatikan Protokol Kesehatan, kita lakukan secara bergantian. Masing-masing Kecematan,” ujar Rudi
Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon ini menambahkan, untuk Musancab kali ini, secara prinsip DPC hanya membacakan susunan Ketua Sekretris dan Bendahara (KSB) saja. Dimana, KSB tersebut sudah ditunjuk oleh DPD Provinsi
Jawa Barat.
“Pemilihan ini tidak terlalu memakan waktu lama, karena DPD hanya membacakan KSB yang sudah ditunjuk,” tandas Rudi. (Muslimin)

















































































































Discussion about this post