KAB. CIREBON, (FC).– Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon dari Daerah Pemilihan (Dapil) VI, Nana Kencanawati, menyoroti persoalan data Desil yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
Hal tersebut disampaikannya usai pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Aula Kantor Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Rabu (11/2/2026).
Nana mengungkapkan, banyak ketidaksesuaian dalam proses pendataan penduduk yang berdampak pada ketidakadilan dalam penyaluran bantuan sosial.
“Selama ini pendataan penduduk dirasa banyak terjadi kesalahan, termasuk banyaknya persoalan terkait Desil. Banyak warga yang seharusnya masuk dalam Desil 1 malah terdata di Desil 7, begitu pun sebaliknya. Hal ini tentunya sangat merugikan bagi masyarakat yang semestinya mendapat bantuan,” ujarnya.
Menurutnya, penentuan penerima bantuan yang didasarkan pada kriteria Desil akan menjadi persoalan serius apabila data yang digunakan tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Ia menilai, kesalahan pendataan tersebut telah terjadi berulang kali.
Sebagai solusi, Nana mengusulkan pelibatan mahasiswa yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di setiap desa untuk membantu proses pendataan.
“Data Desil ini berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS), dan selama ini banyak sekali kesalahan dalam pendataan. Oleh karenanya, saya mengusulkan untuk melibatkan para mahasiswa yang sedang melaksanakan KKN di setiap desa,” katanya.
Ia menambahkan, pelibatan mahasiswa dinilai memiliki sejumlah keuntungan. Selain dapat membantu proses pendataan yang lebih objektif, langkah tersebut juga dinilai minim kepentingan tertentu sehingga hasilnya diharapkan lebih sesuai dengan kondisi masyarakat.
Selain itu, menurut Nana, langkah tersebut juga berpotensi menghemat anggaran pendataan. “Dulu saja kita menganggarkan anggaran untuk Dinas Sosial dalam hal pendataan mencapai angka Rp4,5 miliar, sementara hasilnya tidak sesuai atau banyak terjadi kesalahan,” pungkasnya. (Nawawi)












































































































Discussion about this post