MAJALENGKA, (FC).- Penyelenggaraan MTQ ke-52 Tingkat Kabupaten Majalengka Tahun 2022 yang digelar selama tiga hari yang dimulai dari Selasa-Kamis (15-17/11) di Kecamatan Cingambul, Kamis ( 17/11) ditutup Wakil Bupati Majalengka Tarsono D. Mardiana.
Event kegiatan tahunan ini menetapkan Kecamatan Rajagaluh sebagai juara umum MTQ ke 52 tahun 2022. Sedangkan tuan rumah kecamatan Cingambul meraih juara pawai ta’aruf.
Ketua LPTQ Kabupaten Majalengka Rd.Umar Ma’ ruf menyampaikan aspek penyelenggaraan MTQ ke-52 tahun 2022 di Kecamatan Cingambul telah mendapat banyak perhatian yang sangat besar dari masing-masing Kecamatan peserta MTQ. Selain itu pada momen ini juga telah lahir Qori/Qoriah dan Hafidz/Hafidzah yang berkualitas.
Sedangkan untuk pelaksanaan MTQ selanjutnya di tahun 2023 adalah kecamatan yang belum pernah melalsanakan kegiatan MTQ tingkat Kabupaten. Berdasarkan hasil musyawarah sementara, kecamatan Sindangwangi ditetapkan untuk kegiatan MTQ tahun 2023.
Sementara, Ketua Koordinator Dewan Hakim, KH.Zaenal Abidin Kohir saat membacakan keputusan dewan hakim mengatakan berdasarkan Surat Keputusan Koordinator Dewan Hakim No. 01/KDH.MTQ/II/2022 tentang penetapan juara pada kegiatan MTQ ke-52 Tahun 2022 di Kecamatan Cingambul adalah Juara umum diraih Kecamatan Rajagaluh dengan jumlah nilai 41.
Kemudian peringkat ke-2 diraih oleh Kecamatan Cikjing dengan jumlah nilai 21, Peringkat ke-3 diraih oleh Kecamatan Maja dengan jumlah nilai 20, Peringkat ke-4 diraih oleh Kecamatan Majalengka dengan jumlah nilai 20, dan Peringkat ke-5 diraih oleh Kecamatan Banjaran dengan jumlah nilai 20.
Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D Mardiana mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan MTQ di Kecamatan Cingambul. Pihaknya juga tak lupa berterimakasih kepada seluruh pihak baik itu panita lokal dan juga Kabupaten atas suksesnya terselenggara perhelatan MTQ ke-52 ini. Tak lupa juga ia ucapkan selamat dan sukses kepada kafilah yang telah mendapat predikat juara,
Bagi yang belum mendapatkan juara, bukan berarti hal tersebut mengendurkan semangat, akan tetapi harus lebih bekerja keras lebih semangat di perhelatan MTQ tahun depan agar bisa dapat juara.
“Esensi dari perhelatan MTQ ini sesungguhnya bukan semata hanya mencari siapa yang juara, akan tetapi kuantitas tentang bagaimana memasyarakatkan Al-Qur’an yang harus lebih ditingkatkan itu hal terpenting dari suksesnya perhelatan MTQ.
Selain itu kata Tarsono, kalau melihat dari penyebaran juara-juara secara kewilayahan cukup merata. Hal ini menandakan penyebaran memasyarakatkan Al-Qur’an sudah merata, dari itu mari terus kita tingkatkan penyebaran nilai-nilai Qur’ani di Kabupaten Majalengka demi mewujudkan visi Majalengka Raharja.
“Kami berpesan, Kita juga harus terus membina lembaga-lembaga LPTQ dari tingkat bawah hingga Kabupaten, sehingga dengan hal tersebut peningkatan kualitas generasi Qur’ani di Kabupaten Majalengka dapat terus terjaga sehingga dapat menghasilkan generasi Qur’ani yang berprestasi dan nantinya dapat mewakili Kabupaten Majalengka dalam perhelatan kejuaraan MTQ di tingkat yang lebih tinggi,” papar Wabup Tarsono. (Munadi)















































































































Discussion about this post