“Saya mengapresiasi Polytama Propindo yang menjadi bagian aktif untuk memberdayakan teman-teman yang terkena PHK, memperkuat UMKM kita, dan para disabilitas melalui kolaborasi dengan kami Kementrian Ketenagakerjaan maupun Pemerintah Kabupaten Indramayu. Saya kira kalau program ini sukses di Indramayu, saya berharap bisa dikembangkan di Kabupaten lain dan bisa dilakukan secara nasional,” kata Ida.
Sementara itu, Presiden Direktur PT Polytama Propindo Didik Susilo mengatakan, ‘Mang Covid’ merupakan program CSR dalam gerakan melawan Covid-19 di Indonesia. Kegiatan yang diberikan berupa pelatihan, penyemprotan, dan kewirausahaan disinfektan model baru yang inovatif.
“Melalui Mang Covid ini, korban PHK, UMKM dan disabilitas yang terdampak Covid-19 kita libatkan dan sudah dilatih lewat BLK Disnaker Indramayu untuk pembuatan disinfektan model baru yang bernama Corona Busters,” jelas Didik.
Di tempat yang sama, Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda II) Pemkab Indramayu Maman Koestaman mengatakan, ‘Mang Covid’ yang diluncurkan oleh PT Polytama Propindo merupakan andil besar dalam pencegahan Covid-19 di Kabupaten Indramayu.
“Program ini menjadi suatu solusi untuk membantu pemerintah dan masyarakat dengan melibatkan korban PHK dan UMKM terdampak Covid-19 dan juga penyandang disabilitas yang dilatih membuat alat disinfektan model baru dan penyedia jasa penyemprotan yang tersertifikasi,” kata Maman.












































































































Discussion about this post