INDRAMAYU, (FC).- Mantan Ketua Fraksi Demokrat DPRD Indramayu periode 2009-2014, Haris Solihin mendukung pasangan pasangan nomor urut 4 Calon Bupati dan wakil Bupati Indramayu Daniel Mutaqien Syafiuddin dan Taufik yang diusung Partai Golkar.
Dukungan mantan ketua Fraksi Demokrat DPRD Indramayu ini terlihat berpose dengan Calon Bupati Indramayu Daniel Muttaqien dengan mengacungkan salam tiga jari ciri pasangan yang dikenal MANTAP
Ketua DPC Demokrat Kabupaten Indramayu, Sri Budihardjo saat di konfirmasi FC, Senin (5/10) mengatakan, pihaknya akan memberikan sanksi berat bagi kader yang membelot dukungan pilkada Indramayu.
“Kader Demokrat harus Dukung Pasangan Sholawat (Sholihin-Ratnawati) nomor urut 1 dan ini final, ” ungkapnya
Dikatakan Budi, bagi kader Partai Demokrat yang tidak mendukung pasangan sholawat dalam pilkada serentak Indramayu, pihaknya akan memberikan sanksi secara kepartaian dan bisa juga dipecat sebagai kader Partai Demokrat.
Sementara itu, Ketua DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron saat ditanya mengenai Mantan Ketua Fraksi Demokrat yang mendukung pasangan nomor urut 3, pihaknya menegaskan bahwa yang bersangkutan bukan kader partai Demokrat karena dia mendukungnya pasangan Bupati selain sholawat.
“Kader Partai Demokrat pasti dukung Paslon Partai Demokrat yakni pasangan nomor urut 1 Sholihin-Ratnawati, kalau tidak dukung dia bukan kader partai Demokrat,” ungkapnya
Dijelaskan Hero, Haris solihin bukan lagi menjadi kader partai demokrat semenjak dia tidak menjadi anggota DPRD Indramayu
“Sejak dia tidak menjadi anggota DPRD sudah tidak aktif, bahkan jangan-jangan dia sudah memiliki KTA partai lain. Kalau abdulah tohir sejak lama pindah partai. Ini kan orang-orang yang tidak berkontribusi juga terhadap partai,” pungkasnya
Sementara itu dalam foto tersebut mantan ketua Fraksi Partai Demokrat Indramayu dengan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Indramayu dari PKB, Sanusi Ghofur dan juga Mantan wakil Ketua DPRD Indramayu dari fraksi PDIP, Kuswanto. (Agus)















































































































Discussion about this post