MAJALENGKA, (FC).- Empat rumah di Blok Salawangi, Desa Silihwangi, Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka terbakar pada Minggu (25/6) sore. Kebakaran tersebut diduga dipicu dari tungku untuk menanak nasi di salah satu rumah yang ditinggal oleh pemiliknya. Api langsung merembet ke dinding hingga ke atap yang terbuat dari kayu.
Kabid Damkar Satpol PP dan Damkar Majalengka, Puja Gustian Anandi mengatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu sekira pukul 15.20 WIB.
Dijelaskannya, api bermula dari tungku di rumah milik Nuah (60). Saat itu, pemilik rumah baru selesai menanak nasi namun lupa mematikan yang ditinggalkannya ke area depan rumah. Api semakin membesar hingga merembet ke tiga rumah warga lain.
“Ibu Nuah selesai masak lanjut makan di depan rumah tidak begitu lama sekitar 15 menit api sudah naik ke atas atap di perkirakan api yg masih nyala di dalam tungku sehingga merembet ke rumah yang lain,” ujar Puja saat dikonfirmasi Senin (26/6).
Menurutnya, tiga rumah laun yang terbakar adalah milik Asep Sunandar (30), Engkos (45) dan Siska (25). Namun, hanya dua rumah yang ludes terbakar, sedangkan dua lainnya terbakar sebagian.
“Rumah yang ludes terbakar milik Ibu Nuah dan Asep,” ucapnya.
Puja mengungkapkan, api baru bisa dipadamkan satu jam kemudian dibantu warga sekitar dan tim gabungan dari kepolisian dan TNI. Diperkirakan akibat kejadian itu, kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
“Akibat empat rumah yang terbakar, kerugian mencapai Rp 220 juta rupiah, kerugian yang paling banyak dialami Ibu Nuah dan Asep,” jelas dia.
Sementara Faisal warga setempat kepada wartawan menjelaskan, Dirinya sepulang dari sawah melihat kepulan asap tebal di belakang rumah milik Nyah, yang tak lain masih kerabatnya. Merasa penasaran Faisal mencoba mendekati asap tebal tersebut.
Alangkah terkejutnya asap itu berasal dari rumah familinya dan api sudah membesar. Faisal langsung berteriak minta tolong warga, tak berselang lama wargapun berdatangan memberikan pertolongan sambil melaporkan kebakaran rumah kepada aparat desa setempat.
“Saya baru pulang dari sawah, kaget melihat asap tebal, pas di dekati ternyata api sudah besar dan memakan bangunan rumah milik Nuah dan tetangganya. Saya langsung berteriak minta tolong, dan wargapun berdatangan sambil menyiramkan air dari sumber yang ada,” ujar Faisal singkat. (Munadi)















































































































Discussion about this post