Menurut Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jabar Noneng Komara, pada hari pertama dan kedua WJIS, akan ada Launching Rebana Metropolitan, Project Announcement, High Level Session, One-on-One Meeting, Investment Talkshow, dan Trade and Tourism Webinar.
“Selain ada MoU 7 Kepala Daerah di kawasan investasi Rebana Metropolitan, juga ada juga penandatangan proyek yang sudah realisasi, kerja sama, dan kesiapan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai mitra lokal bagi para investor,” jelas Noneng
Pelaksanaan WJIS hari ketiga atau pada Rabu 18 November 2020 akan dilaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Subang Smartpolitan. Sehari selanjutnya, akan diadakan site visit ke kawasan investasi Rebana Metropolitan.
“Hari keempat atau pada Kamis, site visit ke Rebana, Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati dan Aerocity Subang. Yang nanti ada groundbreaking pembangunan hotel di bandara,” ujar Noneng
Noneng Komara menyatakan, WJIS tahun ini akan fokus mempromosikan Rebana Metropolitan. Dengan tema “West Java for Better Future, Life, Work, and Play”, WJIS kali ini diharapkan dapat menjaring minat investor untuk berinvestasi di Jabar.
Disebutkan Noneng, sekitar 696 investor dari sejumlah negara, seperti Jepang, Amerika Serikat, Prancis, Singapura, Malaysia, dan Finlandia, mengikuti West Java Investment Summit (WJIS) 2020. Dan jumlah tersebut berpotensi bertambah seiring dengan promosi yang terus dilakukan.















































































































Discussion about this post