KAB.CIREBON, (FC).- Persoalan kekosongan jabatan kepala sekolah di Kabupaten Cirebon belum sepenuhnya tuntas. Hingga awal Februari 2026, tercatat 116 sekolah negeri lintas jenjang masih belum memiliki kepala sekolah definitif.
Ratusan sekolah tersebut terdiri dari 3 TK Negeri, 96 Sekolah Dasar Negeri (SDN), dan 17 Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) yang hingga kini masih dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt).
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, Ronianto, mengungkapkan bahwa kendala utama belum rampungnya pelantikan kepala sekolah definitif adalah belum seluruhnya terbit pertimbangan teknis (pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Kendalanya memang masih menunggu pertek dari BKN. Tapi insyaallah awal Februari ini kita bisa melantik lagi, jika rekomendasi dari BKN sudah turun,” kata Ronianto, Rabu (4/2).
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Cirebon telah melantik 294 kepala sekolah pada pekan lalu. Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Cirebon dan digelar di Pendopo Bupati, sebagai bagian dari upaya percepatan normalisasi manajemen satuan pendidikan.
Ronianto menegaskan, pelantikan kepala sekolah dilakukan secara bertahap namun terukur, mengingat banyak sekolah yang telah cukup lama mengalami kekosongan kepemimpinan.
“Ini momentum awal tahun. Kami ingin roda manajemen pendidikan langsung berjalan optimal. Bahkan ada sekolah yang hampir dua tahun tidak memiliki kepala sekolah definitif. Begitu pertek turun, langsung kami eksekusi,” ujarnya, Sabtu (31/1).
Ia menjelaskan, pelantikan 294 kepala sekolah tersebut mencakup rotasi dan promosi di berbagai jenjang pendidikan. Pada jenjang Taman Kanak-kanak (TK), dilakukan satu rotasi dan dua promosi, sehingga total tiga kepala sekolah dilantik.
Sementara di tingkat Sekolah Dasar (SD), sebanyak 174 kepala sekolah menjalani rotasi dan 86 orang mendapatkan promosi, dengan total 260 kepala sekolah. Adapun di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), dilakukan 26 rotasi dan lima promosi, dengan total 31 kepala sekolah.
“Total kepala sekolah yang dilantik pada tahap ini sebanyak 294 orang,” jelasnya.
Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon menargetkan seluruh kekosongan jabatan kepala sekolah dapat terisi dalam waktu dekat, sehingga tidak lagi menghambat proses pengambilan kebijakan, pengelolaan anggaran sekolah, hingga peningkatan mutu layanan pendidikan. (Ghofar)















































































































Discussion about this post