KOTA CIREBON, (FC).- Klaster perkantoran yang bermula dari perjalanan dinas, diduga menjadi penyebab sejumlah pejabat di Kota Cirebon terpapar Covid-19.
Setelah sebelumnya Sekda Agus Mulyadi, Kadisdik Irawan Wahyono dan Walikota Nashrudin Azis, terakhir tiga orang kepala dinas terkonfirmasi positif Covid-19.
Hal tersebut dibenarkan oleh Wakil Walikota Cirebon, Eti Herawati, seusai meninjau proyek trotoar Jalan Siliwangi, Selasa (1/12). Namun Eti belum mengetahui secara jelas kronologi terpaparnya tiga kepala dinas tersebut.
“Ya benar mas, ada tiga kepala SKPD yang positif Covid-19. Kepala Inspektorat Asep Dedi, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Ibu Santi Rahayu dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Ibu Kadini,” jelasnya kepada FC.
Untuk itu, pihaknya sudah menginstruksikan kepada Dinkes untuk mengambil langkah strategis. Diantaranya melakukan tracing terhadap pegawai lainnya di lingkungan kerja yang bersangkutan. Dan sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan pada perkantoran dimana ketiganya bertugas.
“Pemkot bersama satgas penanggulangan Covid-19, terus melakukan sosialisasi dan penegakan disiplin protokol kesehatan. Kejadian ini mengingatkan semuanya bahwa virus Covid-19 itu ada, dan bisa menginfeksi siapa saja,” tegasnya.















































































































Discussion about this post